Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tenggelam di Sungai Bandar Lampung, Bocah Usia 9 Tahun Meninggal

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Intinya sih...
  • Kronologi kejadian: Abdul Rosyid Asady (9) tenggelam di Sungai Way Awi saat mencari kelereng bersama teman-temannya.
  • Sempat dievakuasi: Korban sempat diberikan pertolongan pertama oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Kampung Sawah sebelum meninggal dunia.
  • Imbauan kepada orang tua: Camat Tanjungkarang Timur mengimbau agar orang tua lebih mengawasi anak-anak saat musim hujan untuk mencegah kecelakaan serupa.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Bocah laki-laki berusia 9 tahun meninggal karena tenggelam di Sungai Way Awi, Jalan Hanoman, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Sabtu (17/1/2026) siang.

Korban diketahui bernama Abdul Rosyid Asady (9), warga Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur.

1. Kronologi kejadian

community.idntimes
Lokasi tempat bocah yang tenggelam di Bandar Lampung bermain. (IDN Times/Muhaimin)

Berdasarkan keterangan Camat Tanjungkarang Timur, Dedi Saputra, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban bermain bersama tiga temannya dengan tujuan mencari kelereng di sekitar aliran Sungai Way Awi.

Sekitar pukul 13.30 WIB, setibanya di sungai, keempat anak tersebut turun ke aliran sungai. Tak lama berselang, korban tiba-tiba membuka bajunya dan berenang ke tengah sungai.

“Air sungai ternyata cukup dalam dan arusnya tidak terduga, sehingga korban langsung tenggelam,” ujar Dedi.

2. Sempat dievakuasi warga

community.idntimes
Bocah yang tenggelam di Bandar Lampung. (IDN Times/istimewa)

Dedi menyampaikan, korban sempat bereaksi saat ditolong oleh warga dan diberikan pertolongan pertama.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Kampung Sawah untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, pada pukul 14.25 WIB, petugas puskesmas menyatakan korban telah meninggal dunia," jelasnya.

3. Imbauan kepada orang tua

community.idntimes
Camat Tanjungkarang Timur, Dedi Saputra saat diwawancarai. (IDN Times/Muhaimin)

Dedi mengimbau, meski saat musim hujan saluran drainase dan selokan telah dibersihkan agar aliran air lancar, kondisi tersebut justru berpotensi menimbulkan arus deras yang berbahaya.

“Ini sangat berbahaya jika anak-anak bermain di drainase maupun sungai. Arus air bisa muncul secara tiba-tiba. Kami mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya saat musim hujan,” tegasnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Tenggelam di Sungai Bandar Lampung, Bocah Usia 9 Tahun Meninggal

17 Jan 2026, 20:40 WIBNews