Ramadan 2026 Inflasi Lampung 0,36 Persen, Terendah di Sumatra

- Inflasi Provinsi Lampung pada Februari 2026 tercatat 0,36 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional 0,68 persen, menandakan harga bahan pokok tetap stabil selama Ramadan.
- Secara tahunan, inflasi Lampung sebesar 2,95 persen menjadi yang terendah di Sumatra; komoditas seperti cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah berkontribusi terhadap kenaikan harga.
- Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah menjaga kestabilan harga hingga Idulfitri 1447 Hijriah agar kondisi positif inflasi tetap terjaga menjelang Lebaran.
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Angka inflasi daerah tercatat lebih rendah dibanding rata-rata nasional.
Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto mengatakan, inflasi Provinsi Lampung secara bulanan (month to month) pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,36 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi nasional mencapai 0,68 persen.
“Ini menunjukkan harga komoditas di Lampung relatif terkendali, meskipun terjadi peningkatan permintaan selama ramadan,” ujarnya usai Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2026 diikuti Pemprov Lampung secara virtual, Selasa (3/3/2026).
1. Inflasi terendah di Sumatra

Secara tahunan (year on year/yoy), Bani menyebutkan, angka inflasi nasional pada Februari 2026 tercatat 4,76 persen. Sementara inflasi tahunan Lampung jauh dari angka nasional yakni, sebesar 2,95 persen.
"Angka inflasi ini menjadi yang terendah di Sumatra dan terendah kedua secara nasional," katanya.
2. Cabai hingga daging sapi sumbang kenaikan harga

Beberapa komoditas memengaruhi inflasi antara lain tarif listrik, emas perhiasan, daging ayam ras, dan ikan segar. Sementara berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Februari 2026 dari SP2KP, IPH Lampung tercatat sebesar 0,93 persen.
Berdasarkan dara tersebut, komoditas yang memberikan andil kenaikan harga di antaranya cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.
"Secara keseluruhan, adanya peningkatan konsumsi masyarakat selama ramadan ini juga turut memberikan tekanan terhadap sejumlah komoditas pangan tersebut," ucap Bani
3. Kemendagri minta stabilitas dijaga hingga lebaran

Dalam rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Kondisi yang sudah baik ini kita pertahankan sampai Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.


















