Timur Tengah Bergejolak, Bagaimana Program Umrah Gratis Balam?

- Pemkot Bandar Lampung menunda keberangkatan program umrah gratis karena situasi keamanan di Timur Tengah masih belum kondusif dan menunggu izin dari pemerintah pusat.
- Wali Kota Eva Dwiana menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, sehingga keputusan keberangkatan hanya dilakukan jika kondisi benar-benar aman.
- Seluruh persiapan administratif dan teknis telah selesai, tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan program umrah gratis tersebut.
Bandar Lampung, IDN Times – Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam merealisasikan program umrah gratis tahun ini.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan secara administratif dan kesiapan data, pemkot sebenarnya sudah siap memberangkatkan para jemaah. Namun, faktor keamanan internasional tetap menjadi prioritas utama.
“Kalau sudah aman dan diperbolehkan, langsung berangkat. Semua data jemaah sudah siap,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
1. Tunggu instruksi dan kondisi kondusif

Eva menegaskan, pemkot tidak ingin mengambil risiko di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Ia masih memantau perkembangan situasi dan menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil keputusan akhir.
Menurutnya, keselamatan jemaah menjadi pertimbangan utama. Karena itu, keberangkatan hanya akan dilakukan jika kondisi benar-benar dinyatakan aman.
“Kalau instruksi belum turun, ya kita tidak berangkatkan dulu,” tegasnya.
2. Minta warga tetap tenang

Di tengah kekhawatiran sebagian masyarakat terkait kondisi global, Eva meminta warga tetap tenang.
Ia memastikan koordinasi terus dilakukan agar program keagamaan tetap berjalan pada waktu yang tepat. “Kondisi sejauh ini insyaallah aman dan terkendali,” katanya.
3. Persiapan telah usai

Meski menunggu kepastian situasi Timur Tengah, Pemkot Bandar Lampung memastikan seluruh persiapan internal, mulai dari pendataan hingga kesiapan teknis sudah rampung.
"Semua persiapan tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat untuk diberangkatkan," tuturnya.


















