Kamus Bahasa Lampung Digital Karya Dosen Darmajaya Makin Populer

- Kesulitan belajar Bahasa Lampung jadi alasan kembangkan aplikasiFauzan mengalami kesulitan mempelajari Bahasa Lampung saat sekolah dasar, mendorongnya untuk mengembangkan aplikasi Kamus Bahasa Lampung.
- Hadir dengan beragam fiturAplikasi ini tidak hanya menjadi media belajar, tetapi juga wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai fitur yang membantu mempelajari bahasa daerah.
- Berharap dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakatDosen IIB Darmajaya memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut dan berharap aplikasi Kamus Bahasa Lampung dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, pelajar, hingga peneliti.
Bandar Lampung, IDN Times - Berangkat dari pengalaman pribadi sebagai pendatang, dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menghadirkan solusi digital untuk menjawab tantangan belajar bahasa daerah. Lewat inovasi aplikasi Kamus Bahasa Lampung, upaya pelestarian bahasa lokal kini bisa diakses lebih luas, praktis, dan relevan dengan generasi masa kini.
Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi IIB Darmajaya, Muhammad Fauzan Azima bersama Siti Nur Laila, mengembangkan aplikasi Kamus Bahasa Lampung yang kini telah diunduh lebih dari 100 ribu pengguna.
Aplikasi ini mulanya lahir dari pengalaman Fauzan saat pindah dari Samarinda, Kalimantan Timur, ke Provinsi Lampung pada 2016.
1. Kesulitan belajar Bahasa Lampung jadi alasan kembangkan aplikasi

Fauzan menceritakan, sejak sekolah dasar, Bahasa Lampung menjadi mata pelajaran cukup menantang baginya. Ia mengalami kesulitan dalam memahaminya. Dari situ muncul kesadaran banyak anak, khususnya pendatang, menghadapi kendala serupa dalam mempelajari Bahasa Lampung.
Dari pengalaman tersebut, Fauzan mulai mengembangkan aplikasi Kamus Bahasa Lampung saat menempuh semester VI perkuliahan di IIB Darmajaya.
"Pada tahap awal, aplikasi ini hanya memuat sekitar 100 kosakata. Namun, berkat pengembangan yang berkelanjutan, jumlah kosakata kini melonjak drastis hingga lebih dari 22.000 kata," kata Fauzan, Kamis (8/1/2026).
2. Hadir dengan beragam fitur

Tak sekadar menjadi media belajar, Fauzan menuturkan aplikasi ini juga merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital, Kamus Bahasa Lampung diharapkan dapat membantu generasi muda, pelajar, hingga masyarakat pendatang dalam mempelajari bahasa daerah sekaligus ikut menjaga kelestarian budaya Lampung.
Menurutnya, aplikasi Kamus Bahasa Lampung hadir dengan beragam fitur, mulai dari Kamus Bahasa Indonesia–Bahasa Lampung, Kamus Bahasa Lampung Dialek A dan O, penerjemahan dua arah ke Bahasa Indonesia, hingga tabel aksara dan subhuruf Lampung.
Tak hanya itu, tersedia pula fitur penulisan aksara Lampung melalui keyboard Latin dan KaGaNga, permainan bahasa dan aksara, cerita rakyat Lampung, pantun Lampung, terjemahan bahasa, hingga fitur masukan pengguna.
3. Berharap dapat dimanfaatkan masyarakat

Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Muhammad Said Hasibuan memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. Menurutnya, pengembangan Kamus Bahasa Lampung menjadi bukti komitmen dosen IIB Darmajaya dalam mengembangkan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Inovasi ini tidak hanya menunjukkan komitmen dosen kami dalam pengembangan teknologi, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pelestarian bahasa dan kearifan lokal Lampung,” ujarnya.
Ia berharap, aplikasi Kamus Bahasa Lampung dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, pelajar, hingga peneliti, serta menjadi salah satu referensi digital yang mendukung transformasi budaya di era teknologi.
“Fakultas Ilmu Komputer akan terus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang berdampak bagi pendidikan, masyarakat, dan kemajuan daerah,” ujarnya.


















