Viral Soroti Menu MBG, Guru di Lampung Utara Akhirnya Beri Klarifikasi

- Ibu guru klarifikasi dukung program MBG Presiden Prabowo
- Kecewa dengan pelaksanaan dapur MBG Sindang Sari
- Sampaikan permohonan maaf usai video viral
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara memberikan klarifikasi pascavideo viralnya beredar menyoroti menu progam Makan Bergizi Gratis (MBG) tak layak konsumen.
Sosok guru tersebut diketahui bernama Ida Yulia Mega. Ia menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh, tabik pun. Izin bapak Presiden Prabowo Subianto yang terhormat, saya mengklarifikasi mengakui benar adanya video yang saya buat kemarin mengenai masalah dapur MBG," ujarnya dalam video diterima IDN Times, Sabtu (17/1/2026).
1. Tegaskan dukung program MBG Presiden Prabowo

Masih dalam video berdurasi 1 menit 52 detik tersebut, Ida menegaskan sama sekali tidak bermaksud menyalahkan MBG yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sebaliknya, ia mengaku mendukung penuh program tersebut karena dinilai memiliki tujuan mulia meningkatkan gizi generasi penerus bangsa.
“Saya bangga dan berterima kasih dengan adanya program Bapak Prabowo yang terhormat. Tujuan bapak untuk memenuhi gizi generasi penerus bangsa sangat saya dukung,” katanya.
2. Kecewa pelaksanaan dapur MBG Sindang Sari

Lebih lanjut Ida mengaku kecewa terhadap pihak pelaksana di tingkat bawah, khususnya pengelola dapur MBG Sindang Sari yang bertugas dan bertanggung jawab menyediakan makanan bergizi untuk siswa SDN 3 Sindang Sari.
Menurutnya, menu makanan yang diterima sekolahnya di hari tersebut tidak layak dikonsumsi dan menunjukkan adanya kelalaian dalam pelaksanaan program.
“Saya hanya minta tolong agar dibenahi, dievaluasi, dan lebih profesional dalam bekerja. Program ini program Bapak Prabowo dan saya sangat mendukung,” ucapnya.
3. Sampaikan permohonan maaf usai video viral

Di akhir pernyataannya, Ida turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat tutur kata yang kurang berkenan dalam video telah beredar luas di media sosial tersebut. Ia menegaskan, kritik disampaikannya semata-mata demi perbaikan pelaksanaan program MBG ke depan.
“Saya mohon maaf apabila saya salah kata atau salah bicara, karena saya bukan siapa-siapa. Sekiranya hanya ini yang ingin saya sampaikan kepada Bapak Presiden yang terhormat,” imbuhnya.
Diketahui, rekaman video seorang guru wanita tampak mengenakan seragam warna khaki khas PNS terlihat menenteng sendok. Di hadapannya, terdapat ompreng masih berisikan menu lengkap MBG dan beberapa buah anggur di atas sebuah nampan stainless.
Di wadah makanan tersebut, sepotong tempe goreng terlihat dalam kondisi warna hampir menghitam. Selain itu, beberapa anggur juga terekam setengah bonyok seperti buah telah membusuk.

















