Perempuan Korban Kecelakaan Mobil Polisi di Bandar Lampung Meninggal

- Penyelidikan masih berlangsung
- Korban meninggal di rumah sakit
- Tiga korban selamat dirawat di RSUDAM
Bandar Lampung, IDN Times - Satu korban perempuan kecelakaan lalu lintas dalam mobil dikemudikan anggota Polresta Bandar Lampung, Bripda Helmi Apriansyah (22) dilaporkan meninggal dunia.
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol GM Angga Satrya Wibawa membenarkan ihwal kabar duka terhadap korban berinisial LF tersebut. Jasad korban juga sudah diserahkan ke pihak keluarga.
"Benar, kemarin infomasi terakhir yang kita terima demikian (korban perempuan LF meninggal dunia)," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (7/1/2025).
1. Masih tunggu keterangan pihak korban

Disinggung ihwal hasil penyelidikan, Angga mengungkapkan, personel Unit Lakantas masih mengumpulkan bukti-bukti, seraya menunggu keterangan pihak-pihak korban mengalami kecelakaan di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung.
"Para korban selamat belum bisa dimintai keterangan, sementara kami masih menunggu sambil melengkapi penyelidikan," katanya.
2. Korban menghembuskan nafas jelang dini hari

Kabar duka terhadap LF ini turut dibenarkan oleh Humas Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, Desy Yuanita. Ia mengatakan, korban perempuan tersebut menghembus nafas terakhir saat menjalani perawatan dan penanganan di ruang ICU rumah sakit setempat.
"Ya, meninggal kemarin malam sekitar 23.45 WIB. Demikian informasinya," imbuhnya.
3. Ketiga korban selamat sempat dirujuk ke RSUDAM

Direktur Utama RSUDAM, Imam Ghozali menambahkan, ketiga korban selamat pascakejadian masing-masing Bripda BP serta dua perempuan inisial LF dan DP sempat dirawat di ruang ICU akibat mengalami cedera berat.
Sementara korban Bripda Helmi Apriansyah sejak awal dalam proses evakuasi telah dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah kendaraan mereka tumpangi menabrak tiang listrik hingga terpental menghantam gazebo.
"Hasil pemantauan, satu korban DP kemarin dinyatakan bisa pulang, karena memang dalam kondisi medis cederanya dari tangannya," imbuh Imam.


















