FKUB Pastikan Kerukunan Umat Beragama di Bandar Lampung Kondusif

- FKUB memastikan kerukunan umat beragama di Bandar Lampung kondusif hingga 2025.
- Dinamika di Labuhan Ratu bukan soal rumah ibadah, pembangunan rumah ibadah di CitraLand juga dalam proses penyelesaian.
- FKUB dorong Bandar Lampung menjadi kota wisata toleransi dengan dukungan Pemerintah Kota pada 2026.
Bandar Lampung, IDN Times – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung memastikan situasi kerukunan umat beragama sepanjang 2025 berjalan kondusif.
Ketua FKUB Kota Bandar Lampung, Purna Irawan, mengatakan sejumlah dinamika yang sempat terjadi di masyarakat hanya bersifat konflik kecil dan dapat diselesaikan dengan cepat melalui komunikasi serta musyawarah.
“Kalau kita lihat sepanjang 2025, situasi kerukunan umat beragama di Kota Bandar Lampung kondusif. Kalaupun ada dinamika, itu hanya konflik kecil dan langsung bisa kita selesaikan,” katanya, Kamis (5/2/2026).
1. Dinamika di Labuhan Ratu bukan soal rumah ibadah

Purna mencontohkan salah satu dinamika yang terjadi di wilayah Labuhan Ratu. Namun, ia menegaskan persoalan tersebut bukan berkaitan dengan pendirian rumah ibadah, melainkan aktivitas yang keluar dari aula gereja dan dinilai mengganggu kenyamanan warga sekitar.
“Di Labuhan Ratu itu bukan masalah rumah ibadah, tapi kegiatan yang keluar dari aula gereja sehingga mengganggu masyarakat. Dan itu sudah kita selesaikan,” jelasnya.
2. Pembangunan rumah ibadah

Selain Labuhan Ratu, FKUB juga menangani dinamika terkait pembangunan rumah ibadah di kawasan CitraLand. Saat ini, persoalan tersebut disebut telah masuk dalam proses penyelesaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Terkait pembangunan rumah ibadah di CitraLand, itu juga sudah dalam proses penyelesaian,” tambah Purna.
FKUB menegaskan sepanjang 2025 tidak ditemukan adanya tindakan intoleransi di Kota Bandar Lampung.
Menurut Purna, jika ada pihak yang menyebut adanya intoleransi, klaim tersebut tidak memiliki indikator yang jelas dan tidak berdasar. “Di tahun 2025 ini, alhamdulillah tidak ada intoleransi,” tegasnya.
3. Dorong jadi kota wisata toleransi

Purna juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dinilai sangat selektif dan konsisten dalam menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama.
Ke depan, FKUB berharap dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada 2026 semakin diperkuat.
"Khususnya dukungan dari Wali Kota Eva Dwiana, agar Bandar Lampung dapat diwacanakan sebagai kota wisata toleransi," tuturnya.

















