Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

1.162 Jemaah Haji Bandar Lampung Dipastikan Sehat dan Lunas Bipih

IMG-20250613-WA0020.jpg
Jemaah haji Lampung kloter perdana tiba di Asrama Haji Rajabasa. (Dok. Kanwil Kemenag Lampung).
Intinya sih...
  • Fokus pada jamaah rentanMusal menekankan pendekatan khusus untuk jamaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan agar siap menghadapi kondisi ibadah haji.
  • Jamaah diimbau patuhi aturan dan jaga kesehatanSeluruh jamaah diminta patuh pada arahan pembimbing dan petugas haji serta menjaga kesehatan selama persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
  • Sekitar 5 persen jamaah masuk kategori lansia prioritasSebanyak 5 persen dari total jamaah tahun ini masuk dalam kategori lansia prioritas, dengan harapan dapat menjalankan ibadah haji dengan baik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times — Sebanyak 1.162 jemaah haji asal Kota Bandar Lampung dipastikan telah memenuhi persyaratan kesehatan sekaligus melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Kepala Kantor Haji Kota Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, mengatakan ribuan jemaah tersebut kini bersiap mengikuti manasik haji dijadwalkan berlangsung 5–14 Februari 2026 di seluruh kecamatan.

"Manasik haji ini menjadi tahapan penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, terutama untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah para jamaah," katanya, Kamis (5/2/2026).

1. Fokus jemaah rentan

IMG-20250613-WA0019.jpg
Jemaah haji Lampung kloter perdana tiba di Asrama Haji Rajabasa. (Dok. Kanwil Kemenag Lampung).

Musal menyampaikan, pelaksanaan manasik haji tahun ini memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Itu karena, fokus utama diarahkan pada pembinaan dan pelayanan khusus bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Fokus perhatian tahun ini akan lebih pada tiga kelompok ini, yakni lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, untuk memastikan mereka mendapatkan layanan terbaik selama proses manasik haji,” ujar Musal.

Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar seluruh jemaah, khususnya kelompok rentan, benar-benar siap menghadapi kondisi ibadah haji yang membutuhkan stamina dan adaptasi tinggi.

2. Jemaah diimbau patuhi aturan dan jaga kesehatan

akses kesehatan
ilustrasi kesehatan (vecteezy.com/Titiwoot Weerawong)

Selain pembekalan manasik, Musal juga mengingatkan seluruh jemaah agar disiplin mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji. Rermasuk mematuhi aturan yang berlaku selama proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Sesuai arahan ibu wali kota, kami mengimbau jemaah untuk selalu mengikuti semua aturan yang ada serta menjaga kesehatan agar ibadah haji dapat berjalan lancar,” jelasnya.

3. Sekitar 5 persen jemaah masuk kategori lansia prioritas

Jemaah haji lansia asal Indonesia di Madinah, Arab Saudi usai salat subuh di Masjid Nabawi, Selasa (13/5/2025). (Media Center Haji/Rochmanudin)
Jemaah haji lansia asal Indonesia di Madinah, Arab Saudi usai salat subuh di Masjid Nabawi, Selasa (13/5/2025). (Media Center Haji/Rochmanudin)

Musal menyatakan,, sekitar 5 persen dari total jemaah tahun ini masuk dalam kategori lansia prioritas. Namun, jumlah jemaah reguler yang berusia di atas 65 tahun juga terbilang cukup banyak.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan baik,” harapnya.

Dengan persiapan melalui manasik haji yang lebih inklusif, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, lancar, dan khusyuk, serta memperoleh kemudahan selama berada di Tanah Suci.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Siasat Truk Semangka Selundupkan 70 Kg Sabu, Upah Kurir Rp1,3 Miliar

06 Feb 2026, 15:19 WIBNews