Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nongki Bedah Buku, Cara Asyik Hidupkan Literasi di Kota Metro

kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro
kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro (Dok.Pemkot Metro)
Intinya sih...
  • Nongki Literasi pertemuan kelima di Kota Metro
  • Kegiatan diramaikan penampilan edukatif dari pelajar dan komunitas literasi
  • Bedah buku jadi ruang berbagi perjalanan hidup dan motivasi menulis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Metro, IDN Times - Upaya memperluas budaya baca dan diskusi literasi terus dilakukan di Kota Metro. Salah satunya melalui kegiatan Nongki Bedah Buku bertajuk “Meniti Tangga Mengemban Amanah” yang digelar Perpustakaan Daerah Kota Metro bersama Pengurus Perpustakaan MA Muhammadiyah Metro.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Taman Kota Metro dan terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari komunitas literasi, pelajar, hingga masyarakat umum yang memanfaatkan ruang publik sebagai sarana edukatif.

1. Nongki Literasi jadi pertemuan kelima di Kota Metro

kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro
kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro (Dok.Pemkot Metro)

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro, Eka Syafrianto, menyampaikan , kegiatan Nongki Literasi digelar di Taman Kota Metro merupakan pertemuan kelima yang telah dilaksanakan. Menurutnya, perkembangan literasi di Kota Metro menunjukkan tren semakin positif dan diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan literasi hari ini juga terdapat lapak baca dari sembilan komunitas literasi.

“Geliat literasi di Kota Metro saat ini menunjukkan perkembangan yang positif dan semakin diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Budaya membaca tidak hanya sebatas membaca buku, tetapi juga membaca kondisi sosial dan lingkungan sekitar agar masyarakat menjadi lebih adaptif dan bijak," kata Eka, Selasa (3/2/2026)

Menurut Eka, budaya literasi dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih religius dan responsif terhadap kondisi sekitar. Selain itu, Ia berharap masyarakat Kota Metro menjadi masyarakat religius serta mampu menerapkan terus membaca kondisi, baik secara literasi buku maupun membaca kondisi hari ini.

2. Kegiatan diramaikan penampilan edukatif dari pelajar dan komunitas literasi

kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro
kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro (Dok.Pemkot Metro)

Kegiatan Nongki Bedah Buku ini turut diramaikan dengan berbagai penampilan edukatif. Di antaranya Tari Kreasi dari MA Muhammadiyah Metro, hafalan kosakata bahasa Inggris oleh Perpustakaan Cahaya Ilmu Ganjar Asri, serta pembacaan puisi dari perwakilan MA Muhammadiyah Metro dan SMPN 8 Metro. Seluruh rangkaian acara dimulai sejak pukul 06.30 WIB di area Taman Kota Metro.

“Kami ingin setelah olahraga, masyarakat bisa mampir membaca. Selain kebugaran fisik, kebugaran otak juga penting agar kita mampu mencari peluang dan mendapatkan inspirasi,” sambung Eka.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap komunitas literasi yang selama ini aktif mendukung program literasi Pemerintah Daerah Kota Metro. Eka berharap, ke depan jumlah lapak baca yang dibuka dalam kegiatan seperti ini semakin bertambah dan bisa menjadi magnet bagi masyarakat.

3. Bedah buku jadi ruang berbagi perjalanan hidup dan motivasi menulis

kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro
kegiatan Nongki Bedah Buku di Taman Kota Metro (Dok.Pemkot Metro)

Pemantik Bedah Buku, Budiyanto menjelaskan, buku “Meniti Tangga Mengemban Amanah” yang dibedah dalam kegiatan Nongki Literasi ini merupakan kisah perjalanan hidupnya hingga dipercaya menjadi Kepala MA SD Muhammadiyah Metro.

“Buku ini pada dasarnya adalah perjalanan hidup saya, dari seorang anak petani hingga akhirnya dipercaya oleh persyarikatan Muhammadiyah menjadi kepala madrasah,” ujar Budiyanto.

Ia menceritakan cita-citanya untuk menjadi guru telah tumbuh sejak kecil meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan ekonomi. Budiyanto menekankan pentingnya tekad dan konsistensi dalam mewujudkan cita-cita, khususnya bagi generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Adik-adik yang memiliki cita-cita, tanamkan dalam hati apa pun itu dan raih, supaya nanti cita-citanya bisa terwujud,” pesannya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Tumbuh 5,28 Persen, Ekonomi Lampung Masuk Tiga Besar Sumatra

07 Feb 2026, 06:01 WIBNews