Awas! Gelombang Tinggi Air Laut hingga 2,5 Meter di Perairan Lampung

- Peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Lampung
- Wilayah terdampak meliputi Perairan Teluk Lampung bagian Utara dan Barat Lampung
- Gelombang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, imbauan agar selalu waspada cuaca ekstrem
Bandar Lampung, IDN Times – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang mengumumkan peringatan dini potensi gelombang tinggi mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Provinsi Lampung.
Berdasarkan informasi Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang, potensi gelombang tinggi tersebut diprakirakan berlangsung mulai Selasa (14/1/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (17/1/2026) pukul 07.00 WIB.
“Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Lampung. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh nelayan dan pengguna transportasi laut,” ujar Prakirawan Meldisa dikonfirmasi, Selasa (14/1/2026).
1. Wilayah terdampak Perairan Teluk Lampung bagian utara hingga Barat Lampung

Meldisa menyampaikan, wilayah perairan berpotensi terdampak meliputi Perairan Teluk Lampung bagian Utara, Perairan Teluk Lampung bagian Selatan, Selat Sunda bagian Selatan Lampung, serta Perairan Barat Lampung.
"Kondisi gelombang tinggi ini dipengaruhi oleh adanya peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan Lampung dan sekitarnya," kata dia.
2. Berisiko keselamatan pelayaran

Gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan dan kapal berukuran kecil. BMKG mencatat, perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang berpotensi terdampak apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Oleh karena itu, Meldisa mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim terkini sebelum melaut.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan memantau informasi resmi BMKG, serta menunda aktivitas pelayaran jika kondisi cuaca dinilai tidak aman,” katanya.
3. Imbau warga selalu waspada cuaca ekstrem

Meldisa menambahkan, BMKG Provinsi Lampung juga mengingatkan masyarakat, untuk segera melaporkan kondisi darurat di laut kepada pihak terkait demi keselamatan bersama.
"Tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama dampak hujan lebat dan angin kencang bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi," imbuhnya.


















