Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prediksi Puncak Arus Lebaran KAI Tanjungkarang, Layani 60 Ribu Orang

Prediksi Puncak Arus Lebaran KAI Tanjungkarang, Layani 60 Ribu Orang
Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Tanjungkarang selama libur Imlek 2026. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
  • KAI Divre IV Tanjungkarang menyiapkan sekitar 60 ribu kursi untuk masa angkutan Lebaran 2026, terdiri dari layanan KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas.
  • Jumlah penumpang diprediksi naik 5 persen dibanding tahun lalu, dengan puncak arus mudik terjadi H-3 Lebaran dan arus balik mulai meningkat pada H+3.
  • KAI mengimbau penumpang tidak membawa barang berlebihan serta menyiapkan mitigasi cuaca dengan menambah petugas di titik rawan jalur rel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang memprediksi bakal ada lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026. Estimasi perkiraan melayani sebanyak 60 ribu lebih pelanggan.

Kepala KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy mengatakan, angka puluhan ribu penumpang itu merujuk total kapasitas tempat duduk yang disiapkan berasal dari dua layanan kereta api andalan, yakni KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas.

“Secara keseluruhan hampir 60 ribu lebih tempat duduk yang kita jual dari dua kereta ini. Rajabasa sekitar 37 ribu, sedangkan Kuala Stabas sekitar 23 ribu. Jadi totalnya sekitar 60 ribu pelanggan yang akan kita layani," ujarnya dimintai keterangan, Rabu (4/3/2026).

1. Diprediksi naik 5 persen dari tahun lalu

IMG-20260126-WA0019.jpg
Aktivitas penumpang kereta api pada KAI Divre IV Tanjungkarang. (Dok. PT KAI Divre IV Tanjungkarang).

Hendy menyebutkan, jumlah 60 ribu penumpang ini diperkirakan meningkat sekitar 5 persen. Itu bila dibandingkan dengan masa angkutan Lebaran tahun sebelumnya.

Dalam mendukung operasional, rangkaian KA Rajabasa saat ini terdiri dari delapan kereta. Sementara layanan KA Kuala Stabas masih menggunakan empat rangkaian kereta api dan berpotensi bertambah.

"Nanti kemungkinan akan ditambah satu kereta, tapi masih menunggu dari keputusan dari Kementerian Dirjen Perkeretaapian, setelah disetujui baru nanti kita tambah satu kereta api," katanya.

2. Puncak aras mudik H-3 dan arus balik dimulai H+3

IMG-20260103-WA0002.jpg
Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Tanjungkarang selama libur Nataru 2025/2026. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).

Terkait puncak arus mudik, Hendy menyampaikan, KAI Divre IV Tanjungkarang memprediksi lonjakan penumpang mulai terjadi sekitar tiga hari sebelum momen Idul Fitri 1447 Hijriah atau sekitar 17 Maret 2026.

“Biasanya puncak arus mudik itu sekitar tiga hari sebelum Lebaran. Untuk wilayah Tanjungkarang, karena jaraknya relatif dekat, masyarakat cenderung berangkat mendekati hari H,” ucapnya.

Sedangkan arus balik diperkirakan mulai meningkat pada 23 Maret hingga akhir masa libur, sebab, tren work from anywhere (WFA) dan libur panjang memungkinkan pemudik pulang lebih fleksibel dan cenderung mendekati akhir periode libur. "Yang jelas, kami senantiasa siaga melayani para pelanggan," lanjut dia.

3. Imbauan barang bawaan hingga mitigasi cuaca

IMG-20260103-WA0004.jpg
Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Tanjungkarang selama libur Nataru 2025/2026. (Dok. KAI Divre IV Tanjungkarang).

Terkait barang bawaan, Hendy menambahkan, KAI Divre IV Tanjungkarang tidak menerapkan pembatasan khusus selama periode arus mudik-balik tahun ini. Namun, penumpang tetap diimbau tidak membawa barang secara berlebihan.

“Kami sarankan jangan membawa barang terlalu besar karena bisa mengganggu kenyamanan dan memakan ruang penumpang lain. Hindari juga aksesori berlebihan yang bisa mengundang tindak kejahatan,” imbaunya.

Selain itu, KAI Divre IV Tanjungkarang juga telah menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi gangguan cuaca. Sejumlah titik rawan di jalur rel disebut telah diantisipasi dengan penambahan petugas lapangan.

“Kami sudah menambah personel untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan, termasuk di pintu perlintasan. Sampai saat ini kondisi masih aman meski curah hujan cukup tinggi,” imbuh Hendy.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More