Jaringan Telkomsel di Wilayah Terdampak Bencana Berangsur Pulih

- Telkomsel memastikan layanan komunikasi tetap berjalan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Tim teknis Telkomsel mengerahkan upaya pemulihan jaringan dengan menghadapi tantangan akses jalan terputus, medan berat, cuaca ekstrem, serta keterbatasan logistik.
- Telkomsel menyalurkan bantuan melalui program CSR berupa kebutuhan pokok dan dukungan layanan komunikasi di berbagai wilayah terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Sejak awal terjadinya bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Telkomsel melakukan langkah strategis untuk memastikan layanan komunikasi tetap berjalan serta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Telkomsel mengaktifkan status siaga darurat sejak hari pertama dengan mengerahkan tim teknis ke lapangan, meskipun harus menghadapi tantangan akses jalan terputus, medan berat, cuaca ekstrem, serta keterbatasan logistik. Tim melakukan pengecekan infrastruktur, perbaikan perangkat, serta optimalisasi jaringan agar layanan kembali stabil.
Vice President Area Network Operation Sumatera Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, mengatakan, selain pemulihan jaringan, Telkomsel menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kebutuhan pokok dan dukungan layanan komunikasi di berbagai wilayah terdampak.
Di Provinsi Sumatera Barat, bantuan disalurkan di Padang Panjang, Agam, Pariaman, Kota Padang, Solok, dan Tanah Datar. Sementara di Provinsi Sumatera Utara, penyaluran bantuan dilakukan di Tapanuli Tengah, Binjai, Medan, Pematang Siantar, dan Sibolga.
Adapun di Provinsi Aceh, bantuan menjangkau wilayah Langsa, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Takengon, Aceh Selatan, Bireuen, serta wilayah Gayo.
Saat ini, jaringan di wilayah terdampak berangsur pulih dan terus dipantau secara intensif agar kualitas layanan tetap optimal dan stabil. Melalui berbagai upaya tersebut, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga konektivitas, serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.
















