Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ngeri! Ada 300 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Bandar Lampung

Ngeri! Ada 300 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Bandar Lampung
ilustrasi digigit anjing rabies (hellosehat)

Bandar Lampung, IDN Times - Selama 2023 tercatat ada 300 kasus gigitan hewan di Kota Bandar Lampung. Hal ini disampaikan oleh Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, drh. Rifki, Rabu (13/9/2023).

Meski begitu, Rifki mengatakan dari 300 kasus gigitan hewan pembawa rabies (anjing, kucing, dan kera), hanya ada tiga kasus positif rabies tertular ke manusia.

“Jadi ada tiga yang positif rabies setelah pengecekan di lab kami. Ketiganya akibat gigitan kucing dan itu kasusnya ada di Kecamatan Labuhan Ratu, Tanjungkarang Barat dan Sukabumi,” katanya.

1. Distribusi vaksin rabies di Kota Bandar Lampung di 2023 sebanyak 400-500 dosis

Ilustrasi rabies. Seorang dokter hewan menyuntikkan vaksin rabies pada seekor kucing piaraan yang dibawa ke Puskeswan Tambangan Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ilustrasi rabies. Seorang dokter hewan menyuntikkan vaksin rabies pada seekor kucing piaraan yang dibawa ke Puskeswan Tambangan Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Olah karenanya, Rifki mengatakan pihaknya pun langsung melakukan vaksinasi rabies dengan memprioritaskan ke tiga kecamatan tersebut. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar segera memberi vaksin rabies pada peliharaannya.

“Untuk pelaksanaan vaksin rabies di 2023 sendiri ini kita mulai Agustus ya dan sampai sekarang sudah sekitar 400-500 dosis kita berikan,” ujarnya.

Distribusi paling banyak diberikan pada hewan anjing dan kucing, namun ada juga beberapa hewan kera. Rifki pun menyampaikan sampai saat ini pihaknya baru melakukan penyuntikan vaksin rabies untuk hewan peliharaan. 

2. Pasokan vaksin awal 2023 sulit karena vaksin hewan berfokus pada LSD dan PMK

Ilustrasi rabies. (istockphoto)
Ilustrasi rabies. (istockphoto)

Sedangkan untuk pasokan vaksin, Ia mengatakan memang saat ini Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung baru memiliki sekitar 700 vaksin saja yakni 300 dosis dari Pemerintah Provinsi Lampung dan 400 dosis dari pengadaan kota.

“Memang tahun ini vaksin rabies itu (pengadaannya) ada kesulitan. Soalnya vaksin hewan di 2023 itu fokusnya ke LSD dan PMK jadi rabies di awal tahun sempat sulit,” imbuhnya.

Namun pihaknya akan berusaha terus melakukan pengadaan agar vaksin rabies tetap tersedia. Itu dikarenakan, lanjutnya September ini memang merupakan bulan antirabies.

3. Oktober 2023 akan dilaksanakan vaksinasi rabies serentak

website
website

Memperingati Hari Rabies Dunia di September tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan melakukan vaksinasi rabies serentak pada 7 Oktober 2023 mendatang. Rifki menjelaskan, hewan divaksin sudah mencapai usia minimal 3 bulan, dalam keadaan sehat dan tidak sedang hamil.

“Vaksinasi rabies itu penting sekali. Karena pencegahannya itu ya cuma bisa dilakukan dengan vaksinasi saja. Apalagi rata-rata kasus gigitan (hewan) itu menular ke manusia, jadi berbahaya,” jelasnya.

Ia pun memberikan beberapa ciri-ciri kucing rabies agar masyarakat hati-hati dan segera melakukan vaksinasi ketika menemukan kucing liar atau peliharaannya dengan ciri tersebut.

“Kalau kucing rabies itu gejalanya dia sakit. Terus kalau mau dikasih makan malah gigit. Gak lama dari itu dia mati. Nah itu patut dicurigai rabies,” jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rohmah Mustaurida
Martin Tobing
Rohmah Mustaurida
EditorRohmah Mustaurida
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Semakin Mengerucut, Polisi Masih Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya

11 Mei 2026, 19:01 WIBNews