Tawuran Geng Motor Bandar Lampung, Satu Pemuda Meninggal Dibacok

- Seorang pemuda bernama Fransius Sihombing (21) tewas akibat luka bacok di kepala saat tawuran geng motor di Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung.
- Tawuran terjadi karena kedua kelompok geng motor sepakat bertemu untuk saling serang menggunakan senjata tajam di depan Rumah Sakit Bumi Waras.
- Polisi mengungkap adanya dendam lama antar kelompok sebagai pemicu bentrokan dan kini masih memburu para pelaku serta memeriksa saksi-saksi.
Bandar Lampung, IDN Times – Tawuran antar dua kelompok geng motor kembali memakan korban jiwa di Kota Bandar Lampung. Seorang pemuda bernama Fransius Sihombing (21) meninggal dunia usai mengalami luka bacok di bagian kepala.
Peristiwa berdarah itu terjadi, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Bumi Waras.
1. Korban meninggal akibat luka bacok di kepala
Dalam aksi tawuran itu, Fransius terkena sabetan senjata tajam pada bagian kepala. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, tadi malam terjadi peristiwa dimana ada dua kelompok terlibat keributan dan satu orang meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Yuni, korban mengalami luka akibat senjata tajam. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.
2. Tawuran disebut sudah direncanakan kedua kelompok

Kapolsek Bumi Waras, M Hasbi Eko Purnomo mengatakan, tawuran bermula ketika kedua kelompok pemuda tersebut sepakat bertemu di lokasi kejadian untuk melakukan aksi saling serang.
“Korban bersama kelompoknya berkumpul lalu membuat janji bertemu dengan kelompok lawan di lokasi kejadian sesuai kesepakatan,” katanya, Minggu (10/5/2026).
Setibanya di depan Rumah Sakit Bumi Waras, kedua kelompok langsung terlibat bentrok menggunakan senjata tajam.
3. Polisi ungkap ada dendam antar kelompok

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan adanya konflik lama antara kedua kelompok geng motor tersebut.
“Memang sudah ada dendam dari kedua kelompok pemuda ini hingga akhirnya tadi malam terjadi peristiwa tersebut,” ujar Hasbi.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan memburu para pelaku yang terlibat dalam tawuran maut tersebut. Jenazah korban sendiri telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan.


















