Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Love Scamming 137 Napi Rutan Kotabumi, Pakai Foto TNI Hasil Editan AI

Love Scamming 137 Napi Rutan Kotabumi, Pakai Foto TNI Hasil Editan AI
Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen Kristomei Sianturi saat konferensi pers di Mapolda Lampung (IIDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Polda Lampung dan Kodam XXI/Radin Inten mengungkap 137 napi Rutan Kotabumi terlibat love scamming dengan memakai foto TNI hasil editan AI untuk menipu korban perempuan.
  • Para pelaku membuat akun palsu di media sosial, termasuk Instagram, menggunakan identitas dan atribut TNI agar tampak meyakinkan; salah satu akun bernama @ay_47139 masih aktif digunakan.
  • Pangdam Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan seluruh akun tersebut tidak terkait prajurit aktif, serta tindakan ini mencoreng citra TNI sehingga perlu klarifikasi cepat dari pihak militer.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Kodam XXI/Radin Inten memastikan akun media sosial digunakan para pelaku love scamming dalam kasus melibatkan 137 warga binaan di Rutan Kelas IIB Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara bukan milik anggota aktif TNI.

Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran bersama Polda Lampung terkait identitas akun digunakan para pelaku untuk memperdaya para korban perempuan.

“Hasil pengusutan dan penyelidikan bersama Polda Lampung menunjukkan pelaku hanya menggunakan AI generated atau foto hasil editan memakai seragam TNI,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Senin (11/5/2026).

1. Pelaku gunakan foto editan berseragam TNI

IMG-20260511-WA0024.jpg
Konferensi pers pengungkapan kasus love scamming di Rutan Kelas IIB Kotabumi oleh Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kristomei menjelaskan, para pelaku membuat akun palsu di media sosial (Medsos) dengan menampilkan foto pria menggunakan atribut TNI untuk meyakinkan korban.

Menurutnya, foto-foto tersebut merupakan hasil manipulasi digital sehingga seolah-olah memperlihatkan sosok anggota TNI aktif dengan pangkat berbeda-beda.

“Terkadang jadi perwira, terkadang jadi bintara. Selain menggunakan foto editan, pelaku juga memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram untuk menjalankan aksi penipuan bermodus asmara tersebut," katanya

2. Akun Instagram palsu masih aktif

ilustrasi Instagram
ilustrasi Instagram (pexels.com/@brianzosky)

Kristomei turut menyinggung salah satu akun Instagram diduga digunakan pelaku, yakni @ay_47139. Ia menyebut, akun tersebut masih aktif dan dipakai sebagai sarana menjalankan praktik love scamming.

“Itu fake account dan digunakan dalam rangka love scamming seperti yang disampaikan bapak kapolda. Kami memastikan akun tersebut tidak berkaitan dengan prajurit TNI aktif," ucapnya

3. Citra TNI tercoreng

IMG-20260511-WA0027.jpg
Konferensi pers pengungkapan kasus love scamming di Rutan Kelas IIB Kotabumi oleh Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kristomei menegaskan, penggunaan identitas dan atribut TNI oleh para pelaku dinilai dapat merugikan institusi dan mencoreng citra TNI di mata masyarakat. Maka dari itu, pihaknya bergerak cepat memastikan identitas pelaku bukan bagian dari anggota militer aktif.

“Tentunya ini akan berdampak merugikan citra TNI sendiri dan memang kami harus buktikan bahwa itu bukan prajurit TNI yang melakukan,” tegas Pangdam.

Polda Lampung diketahui telah menetapkan 137 warga binaan Rutan Kelas IIB Kotabumi sebagai tersangka kasus love scamming. Para pelaku diketahui menjalankan aksi penipuan dengan menyamar sebagai anggota TNI dan Polri untuk menipu korban melalui hubungan asmara daring hingga video call sex (VCS).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More