Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Detik-detik Polisi Polda Lampung Meninggal Ditembak Pencuri Motor

Detik-detik Polisi Polda Lampung Meninggal Ditembak Pencuri Motor
Jenazah Brigadir AS diautopsi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Brigpol AS, anggota Polda Lampung, tewas ditembak di kepala oleh pencuri motor setelah sempat berkelahi di Toko Yuzi Akmal, Bandar Lampung.
  • Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang dan masih melakukan penyelidikan terkait proyektil peluru serta senjata api yang digunakan dalam kejadian tersebut.
  • Kapolda Lampung menegaskan pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan dan mengultimatum pelaku kejahatan jalanan bersenjata akan ditindak tegas tanpa toleransi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Babdar Lampung, IDN Times - Brigadir Polisi (Brigpol) AS, anggota Polda Lampung meninggal dunia usai ditembak pencuri sepeda motor di Kota Bandar Lampung sempat terlibat perkelahian dengan pelaku sebelum akhirnya ditembak di bagian kepala.

Peristiwa penembakan penembakan terhadap Brigpol AS tersebut berlangsung di Toko Yussy Akmal bertempat Jalan ZA Pagaralam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf mengatakan, peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tepatnya saat korban AS usai menjalani piket di Direktorat Intelkam Polda Lampung.

“Korban sempat singgah di Toko Yussy di daerah Kedaton. Kemudian ditemukan ada pelaku sedang melakukan pencurian. Saat ditegur, pelaku berbalik dan sempat berkelahi dengan anggota,” ujarnya kepada awak media.

1. Ditembak bagian kanan kepala hingga menembus sisi kiri

IMG_20260509_121530.jpg
Penampakan TKP Brigadir AS ditembak pelaku pencurian sepeda motor. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam perkelahian tersebut, Helfi melanjutkan, Brigadir AS ditembak satu kali oleh salah satu dari pelaku. Peluru diletuskan mengenai bagian kanan kepala korban hingga tembus ke sisi kiri kepala.

“Luka tembaknya ada satu luka tembak, saat ini proyektil peluru masih didalami," ucapnya.

Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang. Namun, polisi masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap kemungkinan jaringan pelaku lainnya. “Untuk awal dua orang, tapi akan kita kembangkan terus. Sekarang sedang dilakukan penyelidikan dan pengejaran para pelaku,” lanjut dia.

2. Dalami jenis peluru

IMG-20260509-WA0024.jpg
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf saat menyambangi Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Terkait jenis peluru yang digunakan para pelaku, Helfi menyebutkan, langkah tersebut masih dalam proses pemeriksaan forensik. Polisi juga masih menyelidiki informasi soal senjata api milik korban yang dikabarkan hilang usai kejadian.

“Kita pastikan nanti apakah itu senjata anggota atau senjata para pelaku. Yang pasti, pelaku juga membawa senjata api,” ucapnya.

3. Ultimatum para pelaku kejahatan jalanan

IMG-20260509-WA0023.jpg
IGD RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam kasus ini, Kapolda menegaskan, petugas gabungan masih terus mendalami dan mengembangkan perkara, termasuk memburu kedua pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selain itu, ia turut mengultimatum para pelaku kejahatan jalanan yang tidak segan akan ditindak tegas. Terutama mereka yang membekali diri menggunakan senjata api (Senpi).

“Ya kita akan melakukan tindakan tegas. Karena para pelaku, apalagi menggunakan senjata api, ya, tidak ada toleransi," tegas jenderal polisi bintang dua tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More