5 Daerah di Lampung Miliki Fasilitas Kesehatan Terbanyak

- Kabupaten Lampung Selatan memiliki 37 fasilitas layanan kesehatan, termasuk 7 rumah sakit dan 28 puskesmas.
- Kabupaten Lampung Utara memiliki total 40 fasilitas kesehatan, dengan 6 rumah sakit dan 32 puskesmas.
- Kabupaten Lampung Timur menempati peringkat ketiga dengan total 42 fasilitas kesehatan, termasuk 5 rumah sakit dan 37 puskesmas.
Bandar Lampung, IDN Times - Layanan kesehatan merupakan salah satu indikator penting untuk menunjukan tingkat kemajuan suatu daerah. Ketersediaan rumah sakit, puskesmas, klinik utama, dan balai kesehatan tidak hanya berdampak pada kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memengaruhi produktivitas, daya tarik investasi, serta mobilitas tenaga kerja di wilayah itu.
Di Provinsi Lampung, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung telah mencatat jumlah fasilitas kesehatan di tiap kabupaten/kota untuk tahun 2025. Mulai dari rumah sakit hingga puskesmas baik dengan maupun tanpa rawat inap.
Semakin banyak fasilitas layanan kesehatan tersedia, semakin banyak pula masyarakat memperoleh akses pemeriksaan, penanganan penyakit, hingga perawatan lanjutan tanpa harus menempuh jarak jauh. Berikut IDN Times rangkum 5 daerah di Provinsi Lampung dengan jumlah fasilitas layanan kesehatan terbanyak berdasarkan data terbaru BPS Lampung.
1. Kabupaten Lampung Selatan

Kabupaten Lampung Selatan memiliki luas wilayah sekitar 2.109 km² dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 1 juta jiwa. Letaknya sangat strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Bakauheni membuat aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk di wilayah ini sangat tinggi.
Dalam hal fasilitas kesehatan, menurut data BPS Lampung tahun 2025, Lampung Selatan memiliki tujuh rumah sakit dan dua klinik utama. Selain itu, terdapat 28 puskesmas (terdiri dari 15 puskesmas dengan rawat inap dan 13 tanpa rawat inap).
Puskesmas tersebut tersebar di hampir seluruh kecamatan untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Total 37 fasilitas layanan kesehatan, Lampung Selatan berada di peringkat kelima sebagai daerah dengan jumlah fasilitas kesehatan terbanyak di Provinsi Lampung.
2. Kabupaten Lampung Utara

Kabupaten Lampung Utara dengan luas wilayah mencapai sekitar 2.669,30 km² dan jumlah penduduk lebih dari 659 ribu jiwa pada 2025. Wilayah ini merupakan salah satu daerah dengan tingkat kepadatan penduduk menengah di Lampung dan menjadi pusat aktivitas sosial-ekonomi di kawasan utara provinsi Lampung.
Data BPS Lampung 2025 menunjukkan Lampung Utara telah memiliki enam rumah sakit di berbagai titik strategis kabupaten, cukup merata dalam melayani kasus medis dari ringan hingga menengah. Selain itu, terdapat dua klinik utama menyediakan layanan spesialis tambahan.
Jaringan kesehatan primer di wilayah ini juga kuat dengan 32 puskesmas (10 dengan rawat inap dan 22 tanpa rawat inap), sehingga masyarakat di pedesaan hingga wilayah pinggiran tetap bisa memperoleh pemeriksaan dan pengobatan dasar.
Dengan jumlah total mencapai 40 fasilitas kesehatan untuk mencukupi kebutuhan pelayanan publik, Lampung Utara berada di peringkat keempat se-Provinsi Lampung dalam jumlah layanan kesehatan.
3. Kabupaten Lampung Timur

Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu wilayah penting di timur Provinsi Lampung dengan luas wilayah sekitar 3.860,92 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,15 juta jiwa. Wilayah ini memiliki berbagai potensi agraris dan menjadi pusat perekonomian penting bagi masyarakat pedesaan maupun perkotaan di Lampung.
Dari sisi layanan kesehatan, Lampung Timur memiliki kombinasi fasilitas cukup kuat, yakni lima rumah sakit memberikan layanan medis tingkat lanjut dan rujukan. Meskipun tidak ada klinik utama dalam data BPS Lampung, namun Lampung Timur memiliki jaringan 37 puskesmas (16 puskesmas dengan rawat inap dan 21 tanpa rawat inap), menunjukkan distribusi layanan primer cukup merata antar kecamatan.
Keberadaan puskesmas yang banyak ini menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat tanpa harus sering mencari layanan ke wilayah lain.
Total fasilitas layanan kesehatan mencapai 42 fasilitas, menempatkan Lampung Timur di peringkat ketiga se-Provinsi Lampung, sekaligus memperlihatkan bahkan wilayah dengan luas geografis besar tetap bisa memberikan akses layanan kesehatan terstruktur bagi warganya.
4. Kabupaten Lampung Tengah

Kabupaten Lampung Tengah dikenal sebagai salah satu kabupaten terluas di Provinsi Lampung dengan wilayah administratif mencapai 4.559,57 km², hampir seperlima total wilayah provinsi. Letaknya berada di tengah geometris provinsi membuatnya menjadi jalur penting mobilitas antar kabupaten lain.
Data BPS menunjukkan Lampung Tengah memiliki jumlah penduduk sekitar 1,52 juta jiwa pada 2025, menjadikannya salah satu wilayah dengan populasi terbesar di Lampung.
Distribusi fasilitas layanan kesehatan di Lampung Tengah menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pemerataan layanan publik. Kabupaten ini memiliki 10 rumah sakit menangani kasus medis mulai dari dasar hingga rujukan menengah.
Selain itu, Lampung Tengah mencatat empat klinik utama dengan menyediakan layanan spesialis tertentu dan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mencari layanan lebih cepat dibanding rumah sakit besar. Selain itu, tersedia 41 puskesmas (11 dengan rawat inap dan 30 tanpa rawat inap) mencerminkan jaringan layanan kesehatan primer menjangkau hampir seluruh kecamatan di kabupaten ini.
Dengan jumlah total 55 fasilitas kesehatan yang dimiliki, Lampung Tengah menempati peringkat kedua di Provinsi Lampung untuk ketersediaan layanan kesehatan. Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung pertumbuhan kualitas hidup warga di tengah wilayah dengan geografis luas.
5. Kota Bandar Lampung

Sebagai ibu kota sekaligus pusat pemerintahan dan perekonomian Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung memiliki peran strategis cukup besar dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Wilayah ini memiliki luas sekitar 183,75 km², termasuk daerah paling padat penduduk di Lampung, dengan jumlah penduduk lebih dari 1,21 juta jiwa pada 2024–2025 menurut data BPS terbaru.
Penduduknya berasal dari berbagai latar belakang budaya, turut menyemarakkan dinamika kota dan sekaligus menuntut kebutuhan layanan publik tinggi, termasuk di sektor kesehatan.
Fasilitas layanan kesehatan di Bandar Lampung menjadi paling lengkap dan beragam di provinsi ini. Tercatat ada sebanyak 20 rumah sakit tersebar di berbagai sudut kota, melayani rujukan rawat jalan hingga lanjut di beberapa ruang khusus.
Selain itu, ada sembilan klinik utama dan umumnya menyediakan layanan spesialis seperti gigi, penyakit dalam, dan kebidanan. Tidak kalah penting, tersedia 31 puskesmas yang terdiri dari 15 puskesmas dengan layanan rawat inap dan 16 tanpa rawat inap menjadi andalan masyarakat dari berbagai kecamatan untuk pemeriksaan dasar hingga rujukan awal ke rumah sakit.
Data ini menempatkan Bandar Lampung di peringkat pertama dengan jumlah fasilitas layanan kesehatan mencapai 60 fasilitas kesehatan di Lampung per 2025, jauh di atas kabupaten/kota lainnya.
Kombinasi jumlah fasilitas besar dengan kualitas layanan beragam menunjukkan akses kesehatan di Bandar Lampung mencakup hampir semua kebutuhan masyarakat. Dari layanan primer hingga lanjut, indikator penting bagi kemajuan wilayah ibu kota provinsi ini.


















