Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awal Pekan 2026, BMKG Imbau Waspada Banjir Rob di Pesisir Lampung

Ilustrasi banjir rob (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Ilustrasi banjir rob (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Intinya sih...
  • Puncak pasang air laut pukul 18.00-22.00 WIB
  • Imbauan antisipasi dampak
  • Waspada potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung kembali menginformasikan peringatan dini pasang maksimum air laut berpotensi memicu banjir pesisir atau banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Lampung.

Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Tri Wahyudi mengatakan, peringatan dini pasang maksimum tersebut berpeluang terjadi pada 2-6 Januari 2026. Kondisi itu berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan.

"Benar, potensi pasang maksimum dipicu oleh fenomena fase perigee atau jarak terdekat Bulan dengan Bumi pada 2 Januari 2026, yang bertepatan dengan fase bulan purnama pada 3 Januari 2026," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).

1. Puncak pasang air laut pukul 18.00-22.00 WIB

ilustrasi laut
ilustrasi air laut (freepik.com/4045

Tri menjelaskan, sejumlah wilayah pesisir berpotensi terdampak banjir rob akibat fenomena fase perigee ini meliputi pesisir Bandar Lampung, pesisir Tanggamus, pesisir Lampung Selatan, pesisir Pesawaran, pesisir Lampung Timur, dan pesisir Lampung Barat.

Menurutnya, puncak pasang maksimum air laut diprakirakan terjadi mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim dan beraktivitas di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air laut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

"Dampak signifikan yang mungkin terjadi seperti terganggunya aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas nelayan, serta kegiatan masyarakat di permukiman pesisir," katanya.

2. Imbauan antisipasi dampak

Ilustrasi banjir rob
Ilustrasi banjir rob (pexels.com/Dibakar Roy)

Tri turut mengingatkan, masyarakat untuk memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi BMKG secara berkala, serta mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan seperti kerusakan fasilitas pesisir hingga terganggunya akses transportasi laut.

"BMKG Maritim Lampung menegaskan, kesiapsiagaan dan langkah antisipatif sejak dini menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kerugian akibat banjir pesisir selama periode pasang maksimum tersebut," ucap dia.

3. Waspada potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat

ilustrasi hujan
ilustrasi hujan (freepik.com/Kireyonok_Yuliya)

Berdasarkan situs resmi BMKG, prakiraan cuaca Provinsi Lampung, Sabtu (3/1/2026).

Pagi hari:

  • Diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Tengah dan Lampung Timur.

Siang sampai sore hari:

  • Diprakirakan berpotensi hujan di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Way Kanan, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, Kota Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Utara.

Malam hari:

  • Diprakirakan hujan berpotensi terjadi di wilayah Lampung Utara, Lampung Tengah, Pringsewu, Pesawaran dan Lampung Timur. Kemudian dini hari: Diprakirakan Berawan.

Peringatan dini cuaca secara umum: Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari di wilayah Way Kanan, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan dan Lampung Timur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Damkarmat Bandar Lampung Catat 870 Evakuasi Non-Kebakaran di 2025

04 Jan 2026, 11:48 WIBNews