Pria Tewas di Bendungan Lamtim, Kecelakaan Tunggal Berujung Tenggelam

- Kecelakaan tunggal berujung tenggelam
- Peristiwa bermula dari kecelakaan lalu lintas tunggal di Bendungan Argoguruh pada pukul 03.00 WIB. Arifin terjatuh ke aliran irigasi dan tenggelam.
- Ditemukan 100 meter dari lokasi kejadian
- Korban ditemukan pada pukul 09.43 WIB di koordinat 5°8’5” LS dan 105°21’2” BT tepatnya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
- Imbau warga berhati-hati saat berkendara
- Basarnas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di sekitar bendungan dan saluran air, terut
Lampung Timur, IDN Times - Seorang pria tenggelam di Bendungan Argoguruh, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (7/1/2026)
Korban bernama Arifin (35), warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kabupaten Metro. Jasadnya berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan.
"Benar, tim SAR gabungan menemukan korban pria Arifin yang tenggelam di Bendungan Argoguruh," ujar Dantim Rescuer Lampung Timur, Santosa dikonfirmasi.
1. Berawal kecelakaan lalu lintas tunggal

Santosa mengungkapkan, peristiwa menimpa korban ini bermula dari kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Belimbing, tepatnya di kawasan Bendungan Argoguruh pada sekitar pukul 03.00 WIB.
Waktu itu, sepeda motor ditumpangi dua orang mengalami kecelakaan. Akibatnya, satu orang selamat, sementara korba Arifin terjatuh ke aliran irigasi dan tenggelam di aliran bendungan setempat.
"Informasi kejadian diterima Kantor Basarnas Lampung dari BPBD Metro pada pukul 08.05 WIB. Tim rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.02 WIB," urainya.
2. Ditemukan 100 meter dari lokasi kejadian

Setibanya di lokasi, Santosa menyampaikan, tim rescue Kantor SAR Lampung langsung berkoordinasi dengan potensi SAR terkait, serta melakukan asesmen dan pencarian secara visual di lokasi kejadian.
Kemudian pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan air menggunakan metode close grid. Korban ditemukan pada pukul 09.43 WIB di koordinat 5°8’5” LS dan 105°21’2” BT tepatnya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
"Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Ahmad Yani, Metro, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ungkapnya.
3. Imbau warga berhati-hati saat berkendara

Pascaditemukannya korban, Santosa menambahkan, Basarnas menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Arifin. Selanjutnya, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
"Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di sekitar bendungan dan saluran air, terutama pada malam hingga dini hari untuk mencegah kejadian serupa," imbuhnya.


















