Lampung Selatan jadi Percontohan Imunisasi Zero Dose Lampung

- Kabupaten Lampung Selatan ditunjuk sebagai pilot project program imunisasi zero dose di Provinsi Lampung, menargetkan 4.967 anak di 28 puskesmas untuk mendapatkan imunisasi dasar.
- Program ini menjadi langkah awal sebelum diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Lampung, memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama atas layanan kesehatan dasar.
- Pemerintah daerah menegaskan komitmen kolaboratif lintas sektor guna melindungi masa depan anak dan meningkatkan cakupan imunisasi menuju generasi sehat Indonesia Emas 2045.
Bandar Lampung, IDN Times - Kabupaten Lampung Selatan resmi ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan program imunisasi zero dose di Provinsi Lampung. Program ini akan menyasar sebanyak 4.967 anak yang tersebar di 28 puskesmas, berdasarkan data terkini pemerintah daerah.
Penunjukan tersebut disampaikan dalam kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional guna menurunkan angka anak dengan status zero dose, yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (27/3/2026).
Program zero dose merupakan upaya strategis pemerintah untuk menjangkau anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan.
1. Lampung Selatan jadi daerah percontohan

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan Kabupaten Lampung Selatan menjadi daerah percontohan sebelum program ini diperluas ke seluruh wilayah di Provinsi Lampung.
“Lampung Selatan menjadi pilot project, namun selanjutnya kami akan menginisiasi seluruh 15 kabupaten/kota untuk segera melaksanakan imunisasi zero dose agar seluruh anak mendapatkan hak yang sama atas imunisasi dasar,” ujarnya.
2. Komitmen pemerintah lindungi hak kesehatan anak

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan program ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjamin hak kesehatan anak.
“Ini adalah momentum keberpihakan dan keberanian kita untuk memastikan tidak ada satu pun anak di Lampung Selatan yang tertinggal dari hak dasarnya, yaitu kesehatan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan provinsi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung Selatan sebagai daerah percontohan. Menurutnya, penunjukan ini merupakan amanah besar.
Kabupaten Lampung Selatan tidak hanya menjadi lokasi kegiatan, tetapi juga menjadi contoh dan garda terdepan dalam melindungi generasi masa depan Indonesia.
"Setiap anak yang belum mendapatkan imunisasi memiliki risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Setiap angka dalam data adalah anak, dan setiap anak adalah masa depan yang harus kita lindungi," ujarnya.
3. Dorong kolaborasi dan lindungi masa depan anak

Supriyanto menekankan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program ini melalui sinergi lintas sektor. Termasuk dukungan dari organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Melalui program ini, diharapkan cakupan imunisasi dapat meningkat signifikan dan seluruh anak, khususnya yang sebelumnya belum tersentuh layanan imunisasi, dapat memperoleh hak dasarnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045," imbuhnya.

















