Penusukan Pelajar SMP di Balam, Wali Kota Minta Disdik Telusuri

- Wali Kota Bandar Lampung memerintahkan Dinas Pendidikan menelusuri penyebab kasus penusukan pelajar SMP agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
- Pemerintah kota meminta sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa, termasuk penggunaan ponsel saat belajar, demi menjaga fokus dan keamanan di lingkungan sekolah.
- Seorang pelajar SMP berinisial VI mengalami dua luka tusuk akibat perkelahian dengan temannya dan kini menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Bandar Lampung, IDN Times - Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana meminta Dinas Pendidikan setempat menelusuri akar persoalan terkait kasus penusukan yang dilakukan seorang pelajar SMP di kota tersebut.
Ia mengatakan, telah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk mencari tahu penyebab terjadinya insiden tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ini lagi diurusin dan juga kita lagi perintahkan kepada Dinas Pendidikan untuk mencari tahu secara detail apa akar permasalahannya dan kejadian ini tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
1. Sekolah lebih perhatikan siswa

Eva juga meminta pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga guru, lebih memperhatikan dan mengawasi aktivitas para siswa. Rerutama saat berada di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam di sekolah juga perlu diperketat agar siswa tetap fokus saat proses belajar berlangsung.
“Semoga dari kepala sekolah ataupun guru bisa membantu mengawasi. Boleh bawa HP, tapi kalau lagi belajar jangan,” kata Eva.
2. Kerahkan satgas

Selain itu, Pemkot Bandar Lampung melalui satuan tugas yang telah dibentuk juga akan memberikan pengarahan kepada para pelajar guna mencegah aksi kekerasan di lingkungan sekolah.
“Satgas kita lagi jalan, mungkin nanti sama bunda juga akan kita berikan pengarahan kepada anak-anak. Sekarang mereka harus fokus sekolah dan kejar cita-cita,” jelasnya.
3. Korban terkena tiga tusukan

Diketahui pelajar SMP Kota Bandar Lampung inisial VI (13) ditikam usai terlibat perkelahian dengan teman sejawatnya, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Kapolsek Sukarame, Henry Dunan Pandiangan membenarkan ihwal insiden tersebut. Peristiwa terjadi di sekitar pemukiman warga Jalan Raden Pemuka, Gang Masjid, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim.
"Benat, insiden penusukan melibatkan dua pelajar SMP. Korban merupakan warga Gunung Sulah, Way Halim. Sedangkan pelaku berinisial KAS (13) merupakan warga Kelurahan Jagabaya 3," ujarnya dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Dalam peristiwa berdarah tersebut, Henry mengatakan, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan pinggang akibat senjata tajam berupa pisau dapur.
"Korban mengalami luka tusuk akibat senjata tajam dan kini sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” ujarnya.


















