Geger! Sapi Kurban di Bandar Lampung Masuk Galian Berakhir Disembelih

- Sapi kurban jenis Bali seberat 487 kilogram tercebur ke galian sedalam satu meter di Jalan Cut Mutia, Bandar Lampung, dan menarik perhatian warga sekitar.
- Petugas Damkarmat menggunakan peralatan vertical rescue dan tripod untuk mengevakuasi sapi setelah menerima laporan warga pada Selasa malam.
- Kondisi sapi terus menurun hingga diduga patah pinggang, membuat petugas dan pemilik memutuskan penyembelihan darurat di dalam lubang demi mencegah penderitaan lebih lanjut.
Bandar Lampung, IDN Times – Seekor sapi kurban jenis Bali berbobot sekitar 487 kilogram tercebur ke dalam galian tanah sedalam kurang lebih satu meter di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Selasa (26/5/2026) malam.
Dari rekaman video diterima IDN Times, aksi dramatis petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) saat mengevakuasi seekor sapi terperosok ke dalam lubang sempit pada malam hari. Tampak, kondisi lubang cukup dalam dan sempit membuat ruang gerak sapi sangat terbatas.
Proses evakuasi itu dilakukan dengan cara memasang tali penahan di sekitar tubuh dan kepala sapi, agar hewan tersebut tidak semakin stres atau terluka. Sementara itu, beberapa warga juga terlihat mengabadikan momen tersebut.
1. Sapi disembelih dalam lubang

Dalam rekaman video lainnya, proses evakuasi beralih menggunakan peralatan yang lebih matang. Petugas Damkar mendirikan alat bantu angkat berupa "tripod" penyelamatan tepat di atas lubang.
Tubuh sapi tersebut kemudian diikat menggunakan tali berwarna biru sebagai tumpuan utama. Melalui komando, para petugas menarik tali penarik secara bersama-sama untuk mengangkat beban sapi keluar dari lubang.
Namun akhirnya sapi itu harus disembelih dalam kondisi badan masih tertanam di dalam lubang.
2. Evakuasi sempat pakai peralatan vertical rescue dan tripod

Terkait rekaman tersebut, Danru Rescue B Damkarmat Kota Bandar Lampung, Desri Rinando membenarkan ihwal kejadian tersebut. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung sekitar pukul 18.06 WIB.
"Benar begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya evakuasi sapi yang tercebur ke dalam galian," ujarnya dimintai keterangan, Rabu (27/5/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue B langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. "Setibanya di lokasi, personel sempat berupaya mengevakuasi sapi menggunakan peralatan vertical rescue dan tripod," lanjut dia.
3. Kondisi kesehatan sapi menurun

Desri menambahkan, proses evakuasi mengalami kendala lantaran bobot sapi yang cukup besar serta kondisi kesehatan hewan yang terus menurun saat berada di dalam lubang galian.
“Sapi mengalami penurunan kondisi kesehatan dan diduga mengalami patah pinggang, sehingga proses pengangkatan sangat sulit dilakukan,” katanya.
Pascadilakukan koordinasi antara petugas dan pemilik sapi, Desri melanjutkan, keputusan penyembelihan darurat di dalam galian akhirnya diambil demi menghindari kondisi hewan semakin memburuk.
"Operasi penyelamatan dan penanganan sapi kurban tersebut baru selesai sekitar pukul 20.00 WIB, dengan melibatkan sebanyak enam personel rescue diterjunkan dalam operasi non kebakaran," imbuhnya.


















