40.721 Peserta Pilih Unila SNBT 2026, tapi Hanya 5.407 Lulus Seleksi

- Universitas Lampung mencatat 40.721 peserta memilih Unila pada SNBT 2026, meningkat dari tahun sebelumnya, dengan 5.407 calon mahasiswa dinyatakan lolos dari total kuota 5.580 kursi.
- Sekitar 40,85 persen mahasiswa diterima merupakan calon penerima KIP-K, mayoritas berasal dari Provinsi Lampung, dan program studi favorit meliputi Kedokteran, Farmasi, Manajemen, serta Ilmu Hukum.
- Unila masih membuka jalur mandiri melalui SMM PTN-Barat hingga 11 Juni dan Simanila hingga 3 Juli 2026 sebagai kesempatan tambahan bagi peserta yang belum lolos SNBT.
Bandar Lampung, IDN Times - Universitas Lampung mencatat sebanyak 40.721 peserta memilih kampus tersebut pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 40.475 peserta.
Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers hasil SNBT 2026 di Ruang Sidang Utama Rektorat Unila. Wakil Rektor Bidang Akademik. Ketua Tim Penerimaan Mahasiswa Baru Unila 2026, Suripto Dwi Yuwono mengatakan, dari total kuota 5.580 kursi, sebanyak 5.407 calon mahasiswa dinyatakan lolos seleksi.
“Alhamdulillah, hari ini Universitas Lampung telah menyelesaikan salah satu tahapan penting penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNBT. Kami menyampaikan selamat kepada seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di Unila,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
1. 40,85 persen merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K)

Suripto mengatakan, dari total peserta yang diterima, sebanyak 2.209 calon mahasiswa atau sekitar 40,85 persen merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Angka tersebut menunjukkan masih besarnya akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, mayoritas peserta SNBT Unila tahun ini masih berasal dari Provinsi Lampung dengan jumlah 31.754 peserta atau 78 persen. Sementara sisanya berasal dari berbagai daerah di luar Lampung.
"Dari sisi peserta yang lolos, sebanyak 77 berasal dari SMA/MA/SMK di Lampung dan dua 23 persen berasal dari luar provinsi," kata Suripto.
2. Program studi paling banyak diburu calon mahasiswa

Suripto menjelaskan, untuk kelompok saintek, program studi paling banyak diburu calon mahasiswa antara lain Pendidikan Kedokteran, Farmasi, Gizi, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Agribisnis, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, hingga Teknik Mesin.
Sementara di kelompok soshum, persaingan ketat terjadi di program studi Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Administrasi Bisnis, Ilmu Pemerintahan, Bimbingan dan Konseling, Ilmu Administrasi Negara, hingga Bisnis Digital.
Tak hanya itu, lanjutnya, beberapa program studi juga tercatat memiliki tingkat keketatan tinggi. Di kelompok saintek, prodi Gizi, Farmasi, Pendidikan Kedokteran, Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Teknik Geologi menjadi jurusan dengan persaingan paling ketat.
Sedangkan di kelompok soshum, Manajemen, Ilmu Hukum, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Pemerintahan masih menjadi favorit peserta SNBT.
3. Unila masih membuka kesempatan melalui jalur mandiri

Suripto menyampaikan, Unila juga mencatat sejumlah sekolah di Lampung menjadi penyumbang siswa diterima terbanyak tahun ini. Di antaranya SMA Al-Kautsar Bandar Lampung, MAN 1 Bandar Lampung, SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Negeri 9 Bandar Lampung, SMA YP Unila, SMA Negeri 1 Pringsewu, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Natar, hingga SMA Negeri 3 Kotabumi.
Ia menambahkan, bagi peserta yang belum berhasil lolos SNBT, Unila masih membuka kesempatan melalui jalur mandiri. Seleksi yang tersedia yakni SMM PTN-Barat dan Seleksi Masuk Universitas Lampung (Simanila). Pendaftaran SMM PTN-Barat dibuka hingga 11 Juni 2026 dengan jadwal ujian berlangsung pada 17–24 Juni 2026.
Sementara jalur Simanila dibuka mulai 25 Mei sampai 3 Juli 2026, dengan ujian dijadwalkan pada 7–9 Juli 2026.
Suripto mengimbau peserta yang belum lolos agar tidak berkecil hati karena peluang masuk Unila masih terbuka melalui jalur mandiri tersebut. Ia menegaskan, seluruh proses penerimaan mahasiswa baru di Unila dilakukan secara transparan, objektif, dan akuntabel.


















