Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Fakta Duel Berdarah Pelajar SMP Bandar Lampung, Pelaku Korban Bullying

Fakta Duel Berdarah Pelajar SMP Bandar Lampung, Pelaku Korban Bullying
Korban VI (13) menjalani perawatan medis di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Polisi mengungkap duel berdarah antar pelajar SMP di Bandar Lampung dipicu aksi bullying, di mana pelaku KAS (13) kerap dirundung oleh korban VI (13).
  • Dalam perkelahian, KAS menggunakan pisau dapur pinjaman untuk menusuk VI hingga tiga kali, menyebabkan luka di pinggang dan punggung korban.
  • KAS telah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan karena masih berusia 13 tahun, dan kasusnya berpotensi diselesaikan lewat mekanisme diversi anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Polisi mengungkap fakta di balik kasus duel berdarah antar pelajar SMP di Kota Bandar Lampung hingga menyebabkan seorang siswa berinisial VI (13) mengalami tiga luka tusuk.

Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay mengatakan, pelaku penusukan merupakan rekan sejawatnya korban berinisial KAS (13). Pelaku disebut kerap mendapatkan tindakan perundungan atau bullying oleh korban.

"Ya, awalnya dia (KAS) diajak kelahi (VI), kemudian dibully, sudah dipiting sama korban. Jadi pelaku ini dibully dengan dikatakan orang tuanya sehingga menyakiti harga dirinya," ujar Alfret, Selasa (26/5/2026).

1. Pelaku disebut tersulut emosi

IMG_20260526_152648.jpg
Pelaku KAS telah ditetapkan sebagai tersangka. (IDN Times/Istimewa)

Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, Alfret melanjutkan, pelaku KAS mengaku kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari korban hingga akhirnya tersulut emosi hingga nekat menikam korban VI.

Polisi turut mengungkap senjata tajam digunakan pelaku ternyata bukan miliknya sendiri, melainkan pisau dapur tersebut diketahui dipinjam dari seorang temannya.

“Nah, dia pinjam dari temannya. Senjata tajam itu memang sudah dibawa oleh pelaku sebelum perkelahian terjadi," ungkap dia.

2. Korban mengalami tiga luka tusuk

IMG-20260526-WA0005.jpg
Korban VI (13) menjalani perawatan medis di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam kondisi terdesak saat berkelahi, Alfret melanjutkan, pelaku KAS kemudian mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menusukkan ke tubuh korban beberapa kali. Akibatnya, VI mengalami tiga luka tusuk masing-masing dua di bagian pinggang kanan dan satu di bagian punggung.

“Di tiga tempat, di punggung maupun di samping perut. Korban saat ini sudah sadar tapi masih menjalani perawatan di RSUD Abdul Moeloek," katanya.

3. Sudah jadi tersangka tapi tidak ditahan

IMG_20260525_184923.jpg
Penampakan TKP penikaman pelajar SMP di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Alfret menambahkan, polisi tidak melakukan penahanan terhadap KAS lantaran usianya masih 13 tahun atau belum genap 14 tahun.

“Karena anak belum sampai 14 tahun, kita kembalikan dulu ke orang tua sambil melanjutkan pemeriksaan,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga membuka kemungkinan penyelesaian perkara melalui mekanisme diversi sesuai sistem peradilan anak. "Kemungkinan arahnya ke sana, tapi kita lihat nanti ya," imbuh kapolresta.

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More