Kebutuhan Hewan Kurban di Bandar Lampung 7 Ribu Ekor

- Kebutuhan hewan kurban di Kota Bandar Lampung diperkirakan mencapai 7 ribu ekor, terdiri dari 3 ribu ekor sapi dan 4 ribu ekor kambing.
- Hewan kurban harus memenuhi syarat usia minimum, kondisi fisik yang baik, dan tidak cacat untuk dapat disembelih.
- Hewan ternak yang akan dikurbankan harus memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan serta rutin diperiksa kesehatan dan vaksinasi. Hingga saat ini, semua hewan kurban masuk dalam kondisi sehat dan layak.
Bandar Lampung, IDN Times – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) menyatakan, kebutuhan hewan kurban di Kota Bandar Lampung diperkirakan mencapai 7 ribu ekor.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan Kota Bandar Lampung, Erwin mengatakan angka tersebut terdiri dari 3 ribu ekor sapi dan 4 ribu ekor kambing.
"Untuk kebutuhan hewan kurban di Bandar Lampung mencapai tujuh ribu ekor, dengan rincian tiga ribu sapi dan empat ribu kambing," ujarnya, Senin (26/5/2025).
1. Harus penuhi syarat umur dan kondisi fisik

Erwin menjelaskan, hewan kurban yang layak disembelih harus memenuhi beberapa persyaratan, mulai dari usia hingga kondisi fisik.
"Syaratnya, kalau sapi minimal usianya dua tahun. Kalau kambing, minimal satu tahun. Selain itu, hewan juga tidak boleh cacat," jelasnya.
2. Wajib kantongi surat keterangan sehat

Selain memenuhi syarat usia dan kondisi fisik, hewan ternak yang akan dikurbankan juga harus memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan.
Dinas Pertanian, kata Erwin, secara rutin memeriksa kesehatan dan vaksinasi terhadap hewan-hewan kurban untuk memastikan bebas dari penyakit.
“Pemeriksaan dan vaksinasi ini untuk memastikan hewan kurban sehat dan layak disembelih saat Idul Adha nanti,” terangnya.
3. Belum ditemukan kasus penyakit hewan kurban

Hingga saat ini Erwin menyatakan, pihaknya belum menemukan adanya laporan hewan ternak yang terjangkit penyakit menjelang Idul Adha.
“Sampai saat ini, hasil pemeriksaan menunjukkan semua hewan kurban yang masuk ke Bandar Lampung dalam kondisi sehat dan layak,” tuturnya.