Pemudik Motor dari Bakauheni Apakah Dikawal Polisi? Ini Kata Polda

- Polda Lampung menyiapkan pengawalan khusus bagi pemudik motor dari Pelabuhan Bakauheni, terutama pada malam hari untuk menjaga keamanan selama arus mudik Lebaran 2026.
- Pengawalan dilakukan secara estafet oleh personel kepolisian di tiap wilayah agar perjalanan pemudik tetap tertib, aman, dan terorganisir hingga perbatasan daerah tujuan.
- Polda Lampung mengimbau pemudik motor memprioritaskan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan prima, memakai helm standar, tidak membawa muatan berlebih, dan beristirahat saat lelah.
Bandar Lampung, IDN Times - Pemudik berkendara sepeda motor menjadi ciri khas setiap musim mudik lebaran di Lampung. Merujuk hal tersebut, Polda Lampung menyiapkan pengawalan khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor selama arus mudik Lebaran 2026.
Pengawalan ini difokuskan pada perjalanan malam hari guna memastikan keamanan dan keselamatan pemudik yang melintas di wilayah Lampung. Lalu bagaimana implementasi pengawalan dari kepolisian? Berikut penjelasan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun kepada IDN Times.
1. Ini konsep pengawalan dari polisi ke pemudik

Yuni mengatakan, rombongan pemudik motor yang baru tiba dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing di Sumatera. Setelah jumlahnya mencukupi, petugas akan mengawal mereka secara berkelompok.
Ia menambahkan, pengawalan biasanya dilakukan pada malam hingga dini hari, mulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga 05.00 WIB. Waktu tersebut dipilih karena banyak pemudik motor memilih melanjutkan perjalanan setelah turun dari kapal pada malam hari.
Merujuk hal itu imbuh Yuni, pengawalan dilakukan dengan sistem estafet oleh personel kepolisian di setiap wilayah. Rombongan pemudik akan dikawal dari pintu keluar Pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan daerah yang menjadi tujuan perjalanan mereka.
2. Beri rasa aman pemudik

Menurut Yuni, pengawalan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik.
“Dengan pengawalan ini kami berharap para pemudik, khususnya pengendara sepeda motor, dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman hingga sampai di kampung halaman,” katanya.
Apalagi implementasi pola pengamanan dilakukan secara estafet. Dari Bakauheni rombongan akan dikawal hingga perbatasan wilayah, kemudian dilanjutkan oleh personel dari polres setempat.
Yuni menambahkan, mekanisme tersebut dilakukan agar perjalanan para pemudik tetap tertib dan terorganisir, sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan di jalan.
3. Imbau pemudik utamakan keselamatan

Selain melakukan pengawalan, Polda Lampung juga mengimbau para pemudik motor untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Yuni mengingatkan agar pemudik memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, menggunakan helm standar, serta tidak memaksakan diri berkendara ketika lelah.
“Kami mengimbau para pemudik sepeda motor untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan,” tegasnya.
Yuni juga meminta pemudik untuk tidak membawa muatan berlebih yang dapat membahayakan keselamatan serta tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami berharap seluruh pemudik dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan sehingga perjalanan mudik tahun ini berlangsung aman, tertib, dan lancar,” harapnya.


















