Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai, Wali Kota Balam Bilang Ini

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai, Wali Kota Balam Bilang Ini
Wali Kota Bandar Lampung saat mendatangi kediaman orang tua dari bocah yang tenggelam di Bandar Lampung. (IDN Times/Diskominfo)
Intinya Sih
  • Seorang bocah 12 tahun bernama M. Dafi Prayoga ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Balok, Bandar Lampung, saat berenang bersama teman-temannya.
  • Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan belasungkawa langsung ke rumah duka dan mengimbau orang tua agar lebih waspada mengawasi anak-anak terutama di musim hujan.
  • Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan santunan Rp10 juta kepada keluarga korban, sementara BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem selama masa pancaroba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Peristiwa tragis terjadi di Sungai Balok, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. M Dafi Prayoga (12) ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di sungai tersebut, Selasa (10/3/2026).

Kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB ketika korban memancing sekaligus berenang bersama teman-temannya di sekitar Sungai Balok, Jalan Balok. Saat itu kondisi arus sungai cukup deras akibat hujan yang sebelumnya mengguyur wilayah tersebut.

1. Datang ke kediaman korban

IMG-20260311-WA0006.jpg
Wali Kota Bandar Lampung saat mendatangi kediaman orang tua dari bocah yang tenggelam di Bandar Lampung. (IDN Times/Diskominfo)

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat musim hujan dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

"Orang tua harus lebih waspada dan mengawasi anak-anak saat bermain di luar rumah, terutama di sekitar sungai. Jangan biarkan mereka bermain sendirian," imbau Eva, Rabu (11/3/2026).

2. Berikan santunan

IMG-20260310-WA0010.jpg
Pencarian bocah yang hanyut di Bandar Lampung. (IDN Times/BPBD)

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban untuk membantu kebutuhan takziah.

"Ini musibah, kita Pemkot Bandar Lampung membantu memberikan santunan sebagai bentuk bela sungkawa, semoga bisa membantu dan keluarga diberikan kekuatan," jelasnya.

3. Berawal dari mancing

IMG-20260310-WA0009.jpg
Pencarian bocah yang hanyut di Bandar Lampung. (IDN Times/BPBD)

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan korban sebelumnya berada di sekitar lokasi untuk memancing sebelum akhirnya ikut berenang bersama teman-temannya.

“Menurut informasi yang diterima, korban sedang memancing di sekitar Sungai Garuntang lalu berenang bersama teman-temannya. Saat berenang korban terbawa arus yang cukup kencang hingga tenggelam,” kata Idham.

BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung memprakirakan wilayah Lampung saat ini mulai memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau pada akhir Maret hingga April.

Pada periode tersebut, potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat berdurasi singkat yang disertai petir dan angin kencang diperkirakan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More