Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kesiapan Jalan Tol Bakter 99,9 Persen

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kesiapan Jalan Tol Bakter 99,9 Persen
Aktivitas jalan tol Bakter di Kabupaten Lampung Selatan. (Dok. BTB Toll).
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kesiapan operasional Tol Bakauheni–Terbanggi Besar jelang mudik Lebaran 2026 mencapai 99,9 persen dengan seluruh perbaikan mayor selesai dan tim pemeliharaan siaga penuh.
  • Pengelola menambah personel, mobile reader di gerbang tol, serta membatasi kendaraan sumbu tiga ke atas untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik.
  • Fasilitas rest area ditingkatkan dengan tambahan toilet, SPBU baru, posko layanan, serta sistem delay di beberapa titik guna mengatur kepadatan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lampung Selatan, IDN Times - Pengelola jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur untuk menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hingga H-11 Lebaran, kesiapan operasional ruas tol tersebut telah mencapai 99,9 persen.

Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), I Wayan Mandia mengatakan, seluruh pekerjaan perbaikan mayor di ruas tol telah selesai dilakukan. Termasuk menyiagakan tim pemeliharaan jalan, tim penanganan pothole, stok material coldmix, hingga taskforce penanganan genangan dan aquaplaning selama periode mudik.

“Secara umum kesiapan jalan tol sudah sangat siap untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini,” ujarnya dimintai keterangan, Rabu (11/3/2026).

1. Siapkan mobile reader percepat transaksi di gerbang tol

IMG-20260311-WA0011.jpg
Pengelola tol Bakter menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026. (Dok. PT BTB).

Berdasarkan data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut diperkirakan juga akan memengaruhi volume kendaraan di tol Bakter.

Arus mudik diprediksi terjadi pada 14-19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung 24-25 Maret serta 28–29 Maret 2026. Pada periode angkutan lebaran tahun lalu, tercatat 1.005.654 kendaraan melintas di tol Bakter selama 21 Maret-10 April 2025.

Guna mengantisipasi antrean kendaraan khususnya di gerbang tol ramai, Wayan menyebutkan, pengelola menambah personel serta menyiapkan mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang-gerbang tol.

"Kami juga menyiapkan lajur khusus juga disediakan bagi kendaraan dengan saldo kartu elektronik yang tidak mencukupi, agar tidak menghambat arus kendaraan lain," katanya.

2. Pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas

Truk besar yang melintas di Jalan Lintas Timur Sumatra (JTTS) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Truk besar yang melintas di Jalan Lintas Timur Sumatra (JTTS) (IDN Times/Rangga Erfizal)

Merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas angkutan lebaran, Wayan melanjutkan, kendaraan sumbu tiga ke atas dibatasi melintas di jalan tol mulai 13 hingga 29 Maret 2026, kecuali kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok, logistik, dan bantuan bencana.

Kemudian bersama Polres Lampung Selatan, pengelola tol juga mensterilkan area parkir di beberapa rest area dari kendaraan sumbu tiga ke atas sejak 7 Maret 2026, antara lain di Rest Area KM 49, KM 33, dan KM 20 guna memastikan ketersediaan ruang parkir bagi pemudik.

"Selama periode mudik dan balik, pengelola juga akan melakukan operasi simpatik microsleep di rest area serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan melalui banner, pengeras suara, dan media sosial agar beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk," katanya.

3. Tambah fasilitas rest area

IMG-20260311-WA0009.jpg
Pengelola tol Bakter menggelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026. (Dok. PT BTB).

Guna meningkatkan kenyamanan pemudik, Wayan melanjutkan, sejumlah fasilitas di rest area turut diperkuat, antara lain penambahan petugas kebersihan, penyediaan toilet semi permanen, serta posko keamanan, kesehatan, dan layanan dari ASDP, hingga bengkel resmi juga tersedia di Rest Area KM 49A.

Selain itu, dua SPBU baru telah beroperasi di Rest Area KM 49B dan 20A sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar pemudik selama perjalanan.

"Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Tol Bakter melalui WhatsApp di 0811 277 000 atau telepon 150700. Informasi lalu lintas dapat dipantau secara real time melalui CCTV yang terhubung dengan aplikasi AsToll," ucapnya.

4. Siapkan delaying system di beberapa rest area

Kemacetan di jalan masuk pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Muhaimin)
Kemacetan di jalan masuk pelabuhan Bakauheni. (IDN Times/Muhaimin)

Sebagai tambahan layanan, Wayan menjelaskan, kendaraan derek atau towing disediakan gratis bagi pengguna jalan tol. Saat ini, tersedia dua unit kendaraan towing, serta sembilan kendaraan derek dengan kapasitas 5 hingga 25 ton.

Untuk mengantisipasi kepadatan menuju Pelabuhan Bakauheni, pengelola juga menyiapkan sistem delay di beberapa rest area seperti KM 87B, KM 49B, KM 33B, dan KM 20B guna mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan.

“Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berharap perjalanan mudik masyarakat melalui Tol Bakter dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” imbuhnya.

Selain itu, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar terus mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku. Baik itu saat berhenti di rest area, dengan memastikan kendaraan terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil.

"Pengendara juga agar berkendara di jalan tol dengan mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km per jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta perbaharui informasi lalu lintas Tol Bakter melalui aplikasi Astoll by HKA dan Call Center di 150700," imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More