Dishub Bandar Lampung Siapkan 120 Personel Amankan Arus Mudik 2026

- Dishub Kota Bandar Lampung menyiapkan 120 personel untuk mengatur dan mengamankan arus mudik serta balik Lebaran 2026 di berbagai titik strategis kota.
- Sejumlah posko pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran didirikan sebagai pusat koordinasi petugas, dengan dukungan Satpol PP, Polresta, dan unsur TNI.
- Petugas gabungan dari berbagai instansi akan ditempatkan di titik rawan macet guna menjaga kelancaran lalu lintas, terutama saat sore hari atau kondisi hujan.
Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung menyiapkan sekitar 120 personel untuk membantu pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama periode angkutan Lebaran 2026.
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu mengatakan ratusan personel tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis, terutama lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Kalau dari Dishub ada sekitar 120 personel yang disiapkan, dan jumlahnya bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya, Kamis (12/3/2026).
1. Persiapkan posko

Socrat menjelaskan, saat ini dishub juga sedang mempersiapkan pendirian sejumlah posko pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran di Kota Bandar Lampung.
Posko tersebut akan difungsikan untuk memantau kondisi lalu lintas sekaligus menjadi pusat koordinasi petugas di lapangan.
"Dalam pengaturan lalu lintas, kami juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti Satpol PP dan Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung," ujarnya.
Ia menambahkan, selain itu, unsur TNI juga dilibatkan sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
2. Pengamanan petugas gabungan

Menurut Socrat, pengamanan angkutan lebaran tidak hanya melibatkan Dishub saja, tetapi juga beberapa instansi lain seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup.
“Beberapa instansi kita siapkan untuk membantu penanganan di lapangan selama periode angkutan Lebaran nanti,” ujarnya.
Meski begitu, hingga saat ini dishub belum menerapkan rekayasa lalu lintas khusus di wilayah Kota Bandar Lampung.
Dishub masih memantau perkembangan arus kendaraan dan menyiapkan posko pemantauan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat mudik.
3. Tempatkan personel di titik macet

Socrat menambahkan, kepadatan lalu lintas di Bandar Lampung umumnya terjadi pada sore hari, terutama ketika hujan turun.
"Kondisi tersebut kerap memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan, terutama jalan-jalan protokol yang ada di Bandar Lampung," tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, dishub bersama Satpol PP juga akan menempatkan personel di titik-titik rawan macet guna membantu kelancaran arus kendaraan selama masa angkutan Lebaran.


















