Jelang Lebaran 2026, Harga Daging dan Telur Bandar Lampung Mulai Naik

- Menjelang Lebaran 2026, harga bahan pokok di Bandar Lampung mulai naik, terutama daging sapi dan telur ayam, sementara aktivitas pasar masih berjalan normal.
- Harga daging sapi kini mencapai Rp130–135 ribu per kilogram, naik sekitar Rp5–10 ribu dari sebelumnya, dan diperkirakan terus meningkat hingga hari raya.
- Telur ayam dijual Rp30 ribu per kilogram sejak seminggu sebelum Ramadan, sedangkan minyak goreng dan gula pasir masih stabil tanpa kenaikan signifikan.
Bandar Lampung, IDN Times - Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional, Kota Bandar Lampung mulai naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026/1447 Hijriah. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas daging sapi dan telur ayam, beberapa bahan lain masih relatif stabil.
Pantauan IDN Times di Pasar Pasir Gintung, Rabu (11/3/2026), aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut masih berjalan normal. Namun, para pedagang mulai menyesuaikan harga seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
Beberapa komoditas bahan pangan mengalami kenaikan seperti daging sapi dijual Rp130 ribu-Rp135 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp30 ribu per kilogram, hingga aneka jenis cabai.
1. Harga daging sapi naik hingga Rp5 ribu

Pedagang daging sapi di Pasar Pasir Gintung, Junaidi mengatakan, harga daging saat ini berada di kisaran Rp130 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram.
Menurutnya, harga tersebut naik sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu dibandingkan sebelumnya. “Kalau saat ini masih 135 ribu, 130 ribu, masih belum ada perubahan lagi. Tapi dari sananya memang sudah naik,” katanya saat ditemui di lapak dagangannya.
Junaidi memperkirakan harga daging masih berpotensi kembali meningkat menjelang hari raya. “Perkiraan dari sini ke sana naik terus. Mungkin bisa sampai sekitar 160 ribu sampai hari H Lebaran,” tambahnya.
2. Harga telur ayam naik jadi Rp30 ribu per kilogram

Selain daging sapi, kenaikan juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pedagang sembako di pasar yang sama, Fidra mengatakan, harga telur saat ini dibanderol mencapai Rp30 ribu per kilogram.
Kenaikan tersebut mulai terjadi sejak sekitar satu minggu sebelum bulan ramadan. “Jadi Rp30 ribu sekarang. Naiknya dari seminggu sebelum puasa,” katanya.
Meski demikian, ia memperkirakan harga telur kemungkinan tidak akan mengalami kenaikan lagi dalam waktu dekat. “Perkiraan gak sih, kayaknya bakal di Rp30 ribu saja,” lanjut dia.
3. Harga minyak goreng dan gula masih stabil

Firda menyampaikan, beberapa bahan pokok lain seperti minyak goreng dan gula pasir sejauh ini masih dijual dengan harga relatif stabil.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada kenaikan harga signifikan pada komoditas tersebut. “Kalau minyak masih sama, standar. Yang naik cuma telur saja," jelasnya.
"Tapi kemungkinan harga sejumlah bahan pokok terus bergerak mengikuti peningkatan permintaan masyarakat menjelang Lebaran," imbuhnya


















