Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Incar IRT, Pelaku Begal Payudara di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Bandar Lampung
Incar IRT, Pelaku Begal Payudara di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa
Warga menangkap pelaku begal payudara di wilayah Kedaton, Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).
  • Seorang pria di Bandar Lampung ditangkap usai melakukan pelecehan terhadap ibu rumah tangga yang sedang berbelanja di warung pinggir jalan kawasan Kedaton.
  • Pelaku nyaris diamuk massa setelah korban berteriak meminta tolong, namun berhasil diamankan polisi dan kini menjalani pemeriksaan di Polresta Bandar Lampung.
  • Korban mengalami syok akibat kejadian tersebut, dan pihak kepolisian bersama warga memberikan pendampingan serta mendorong korban membuat laporan resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Seorang pria pelaku begal payudara nyaris menjadi bulan-bulanan warga usai melakukan aksi pelecehan seksual di kawasan Gang Patriot, Jalan Pagar Alam (PU), Kecamatan Kedaton, Kota andar Lampung, Jumat (10/4/2026).

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengamini adanya peristiwa tersebut. Pelaku kini telah ditahan di Mapolresta setempat.

"Benar, pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut di Polresta,” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026).

  1. 1. Dilecehkan saat berbelanja di warung pinggir jalan

    Ilustrasi begal payudara. IDN Times/ istimewa
    Ilustrasi begal payudara. IDN Times/ istimewa

    Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Gigih mengungkapkan, peristiwa pelecehan seksual itu dialami oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) tengah berbelanja di warung pinggir jalan wilayah setempat.

    Saat kejadian, pelaku disebut datang seorang diri mengendarai sepeda motor dengan mengenakan jaket yang menyerupai atribut pengemudi ojek online (Ojol).

    "Dari penyelidikan awal, pelaku ini sendirian naik motor. Sedangkan korbannya lagi belanja, tiba-tiba langsung melakukan aksi asusila tersebut,” katanya.

  2. 2. Nyaris diamuk massa

    Ilustrasi pukulan tinju/Pexels.com
    Ilustrasi pukulan tinju/Pexels.com

    Mendapati perlakuan tersebut, Gigih melanjutkan, korban IRT langsung kaget dan berteriak meminta tolong hingga akhirnya mengundang perhatian warga di lokasi kejadian. Kemudian massa langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku sebelum melarikan diri.

    Lebih lanjut disebutkan, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) sempat memanas lantaran pelaku hampir menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, petugas mendapatkan informasi peristiwa tersebut langsung bergerak ke lokasi.

    "Ya, langsung kami amankan dan bawa ke kantor. Yang bersangkutan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif, mohon waktunya,” ucap Gigih.

  3. 3. Dampingi korban IRT

    ilustrasi trauma bonding
    ilustrasi trauma. (pexels.com/Polina Zimmerman)

    Disinggung ihwal kondisi korban pascakejadian, Gigih menambahkan, korban IRT sempat mengalami syok. Namun warga bersama petugas juga telah melakukan pendampingan

    "Kemungkinan korban mengalami trauma, tapi kami dampingi dan arahkan untuk membuat laporan kepolisian," imbuh Kasatreskrim.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More