Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

400 Lebih UMKM Balam Ajukan Kredit Tanpa Bunga, tapi Banyak Tak Lolos

400 Lebih UMKM Balam Ajukan Kredit Tanpa Bunga, tapi Banyak Tak Lolos
ilustrasi UMKM makin naik kelas (pexels.com/Julia M Cameron)
Intinya Sih
  • Lebih dari 400 pelaku UMKM di Bandar Lampung mengajukan kredit tanpa bunga hasil kerja sama Pemkot dengan Bank Waway untuk menambah modal usaha.
  • Banyak pengajuan ditolak karena ditemukan usaha fiktif dan catatan BI checking bermasalah, membuat bank lebih selektif dalam menyetujui pinjaman.
  • Program ini menawarkan pinjaman hingga Rp25 juta tanpa bunga, dengan syarat administrasi lengkap dan verifikasi usaha yang valid sebelum disetujui bank.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Program kredit tanpa bunga untuk pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung disambut antusias masyarakat. Namun di balik tingginya jumlah pengajuan, pemerintah menemukan sejumlah pemohon ternyata tidak memiliki usaha aktif.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pihaknya melakukan verifikasi langsung terhadap usaha para pemohon sebelum berakas diteruskan ke bank.

“Kita juga cek langsung usahanya. Kadang ada yang hanya pinjam nama, setelah diverifikasi ternyata usahanya tidak ada,” kata Erwin, Kamis (28/5/2026).

1. Lebih dari 400 warga ajukan pinjaman

IMG-20251006-WA0016.jpg
Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Erwin. (IDN Times/Muhaimin)

Erwin menyebut, hingga kini sudah ada lebih dari 400 pengajuan kredit tanpa bunga dari pelaku UMKM di Bandar Lampung.

Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan Bank Waway untuk membantu pelaku usaha mendapatkan tambahan modal usaha.

Meski peminatnya tinggi, belum semua pengajuan bisa disetujui oleh pihak perbankan. “Yang mengajukan sudah 400-an lebih. Tapi yang di-ACC memang belum banyak,” ujarnya.

2. Banyak terkendala BI checking

ilustrasi BI Checking secara online (unsplash.com/Burst)
ilustrasi BI Checking secara online (unsplash.com/Burst)

Selain ditemukan usaha fiktif, banyak pengajuan kredit juga terkendala catatan kredit bermasalah atau BI checking. Menurut Erwin, kondisi tersebut membuat pihak bank lebih berhati-hati dalam menyetujui pinjaman.

“Rata-rata kendalanya ada di BI checking. Bank tentu tidak mau ambil risiko,” jelasnya.

3. Pinjaman bisa sampai Rp25 juta

Ilustrasi rupiah yang menggambarkan penundaan kontribusi pembayaran Indonesia dalam proyek KF-21.
Ilustrasi rupiah yang menggambarkan penundaan kontribusi pembayaran Indonesia dalam proyek KF-21. (unsplash.com/Mufid Majnun)

Dalam program itu, pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman tanpa bunga dengan plafon maksimal hingga Rp25 juta.

Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung memastikan pengajuan masyarakat tetap akan dibantu selama memenuhi persyaratan administrasi dan lolos verifikasi usaha.

“Kalau masyarakat mau mengajukan tetap kita bantu. Tapi keputusan akhirnya tetap di pihak bank,” tuturnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More