Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dipicu Perkara Speaker, Pemuda Bandar Lampung jadi Korban Penganiayaan

Ilustrasi penganiayaan. (IDN Times/Nathan Manaloe)
Ilustrasi penganiayaan. (IDN Times/Nathan Manaloe)
Intinya sih...
  • Korban Hendra Winata diduga menjadi korban penganiayaan di rumah kos di Bandar Lampung
  • Hendra bersama rekannya dikunci di rumah dan dipukul dengan gagang sapu oleh anak pemilik kos
  • Kasus penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Polsek Kedaton dan masih dalam tahap penyelidikan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Seorang pemuda diduga menjadi korban penganiayaan di kosan Jalan Nunyai, Kelurahan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Minggu (4/1/2026) malam.

Korban Hendra Winata merupakan warga Kabupaten Pesisir Barat itu mengalami luka robek di bagian kepala hingga sempat dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan empat jahitan.

"Ya, waktu itu kami sempat kumpul bakar jagung di malam tahun baru. Sekitar tengah malam, ada yang terakhir terlihat membawa speaker itu,” ujar Hendra dimintai keterangan, Selasa (6/1/2026).

1. Korban bersama rekannya sempat dikunci di rumah

IMG_20260106_181121.jpg
Korban Hendra Winata diduga akibat penganiayaan terlapor DD. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Hendra menjelaskan, persoalan itu kembali dibahas ketika ia mendatangi kos temannya, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian pemilik kos berinisial D datang dan kembali mempertanyakan keberadaan speaker tersebut.

Alhasil, pemilik rumah kos meminta Hendra dan dua temannya dianggap mengetahui peristiwa itu untuk datang ke rumahnya berada di samping kos. Selanjutnya, mereka diminta masuk melalui pintu garasi samping.

“Begitu kami masuk, pintu langsung ditutup dan dikunci. Pemilik kos mengancam sambil memegang linggis,” katanya.

2. Dipukul pakai gagang sapu

IMG_20260106_181150.jpg
Penampakan rumah kos awal kejadian penganiayaan korban Hendra Winata. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Hendra melanjutkan, situasi disebut kian memanas ketika anak pemilik kos berinisial DD diduga mencoba menamparnya. Ibu dari DD sempat berupaya melerai, namun sapu dibawanya justru diambil oleh DD dan dipukulkan ke kepala korban.

“Setelah dipukul, darah keluar banyak. Saya lalu berusaha menjauh dan lari keluar,” ucap dia seraya memperlihatkan lukanya.

Akibat kejadian tersebut, korban Hendra harus mengalami luka robek di kepala serta lecet di bagian pelipis dan hidung. "Saya juga merasa terancam akibat diintimidasi, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kedaton," lanjut dia.

3. Terima laporan, tunggu hasil visum

IMG_20260106_181204.jpg
Rumah kos rekan korban Hendra Winata. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Terkait pelaporan korban, Kapolsek Kedaton, Kompol Budi Harto membenarkan telah menerima laporan dugaan kasus penganiayaan tersebut. Penyidik disebut kini masih melakukan pendalaman.

“Masih tahap penyelidikan. Kami sudah mengirimkan surat visum ke rumah sakit dan akan memanggil saksi-saksi,” ucapnya.

Dalam laporan tersebut, ia turut mengamini dugaan tindakan penganiayaan dipicu persoalan speaker hingga berujung keributan. "Ini masih kami dalami, saksi lain dan terlapor akan kami panggil dalam waktu dekat,” tambah dia.

4. Orang tua terlapor purnawirawan Polri

IMG_20260106_182311.jpg
Rumah terlapor DD. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Disinggung ihwal informasi pemilik kos sekaligus orang tua terlapor merupakan purnawirawan anggota Polri, Budi menegaskan penanganan perkara tetap dilakukan sesuai prosedur hukum berlaku

“Kami laksanakan sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku. Tidak ada (dugaan intervensi perkara), saya tidak bertemu dengan yang bersangkutan (pemilik kos D),” imbuh Kapolsek.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Pelaku Penikaman Pria Tewas di Lapo Tuak Pringsewu Dibekuk, Sisa 1 DPO

07 Jan 2026, 22:02 WIBNews