Diduga Depresi, Perempuan Bandar Lampung Tewas Tertabrak Kereta Api

- Seorang perempuan di Bandar Lampung tewas tertabrak kereta api di perlintasan Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
- Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUD AM) Bandar Lampung.
- KAI Divre IV Tanjungkarang kembali mengingatkan pejalan kaki dan pengendara kendaraan untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan KA.
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang perempuan di Kota Bandar Lampung tewas tertabrak kereta api di perlintasan Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Korban mengalami luka berat sempat dilarikan ke rumah sakit.
Korban Muinah (39) warga Jalan Udang 2, Garuntang, Bumi Waras, Bandar Lampung. Ia ditemukan dalam kondisi berlumur darah di tepi perlintasan kereta api Km 7+1/2 pjGR/TNK Bumi Waras.
"Iya, informasinya ini korban (Muinah) mengalami depresi, kalau diduga ODGJ kita belum bisa pastikan," ujar Kapolsek Teluk Betung Selatan, Kompol Enrico Donald Sidauruk, Jumat (22/11/2024).
1. Korban sempat dibawa warga ke rumah sakit

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, Enrico mengungkapkan, peristiwa maut ini terjadi Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 04.40 WIB. Saat itu, saksi mendapat kabar dari petugas jalur, bahwa korban Muinah tertabrak kereta api.
Mendapati infomasi serupa, petugas langsung menuju lokasi kecelakaan lalu lintas kereta api. Insiden itu mengakibatkan korban Muinah mengalami luka berat di bagian kepala dan tidak sadarkan diri.
"Korban sempat dibawa mobil warga sekitar ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUD AM) Bandar Lampung, untuk dilakukan pengobatan dan pertolongan pertama," ungkapnya.
2. Mengalami luka parah di bagian wajah

Setibanya di rumah sakit, Enrico melanjutkan, korban Muinah dinyatakan petugas medis telah meninggal dunia, akibat luka berat dialaminya usai tertabrak kereta api.
"Korban terluka parah pada bagian wajah, sampai patah tulang di hidung dan tulang pipi," kata kapolsek.
3. Imbau masyarakat selalu berhati-hati melintasi perlintasan kereta api

Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari menyampaikan berbelasungkawa kepada keluarga korban. Namun juga amat disayangkan, masih ada masyarakat masih kurang berhati-hati saat melintas di perlintasan KA.
Oleh karena, KAI Divre IV Tanjungkarang kembali mengingatkan pejalan kaki hingga pengendara kendaraan bermotor, untuk tetap berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang kereta api.
"Sesuai aturan perundang-undangan, pejalan kaki dan pengemudi kendaraan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama melintasi rel,” tegasnya.


















