Mahasiswa Itera Bergerak Mandiri Salurkan Bantuan Bencana Sumatra

- Mahasiswa Itera galang dana mandiri untuk korban bencana di 3 provinsi
- Penyaluran bantuan melibatkan organisasi mahasiswa dan perwakilan daerah
- Menteri Sosial KM Itera jelaskan proses dan pelaksanaan penyaluran bantuan
Lampung Selatan, IDN Times - Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Kementerian Sosial dan Masyarakat Keluarga Mahasiswa (KM) Itera menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Kegiatan kemanusiaan ini dilakukan atas inisiatif mahasiswa secara mandiri, tanpa bantuan institusi kampus.
Menteri Sosial dan Masyarakat KM Itera, Oktaviano Buana Putra mengatakan, bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai hasil penggalangan dana dilakukan oleh mahasiswa. Total dana berhasil dihimpun mencapai Rp11,6 juta dan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak.
1. Galang dana secara mandiri, bantuan disalurkan ke tiga provinsi

Menurut Oktaviano, penggalangan dana dilakukan melalui dua metode, yakni secara luring selama dua hari dan daring selama tiga hari. Penyaluran bantuan telah dilakukan secara bertahap. Untuk Provinsi Aceh, bantuan disalurkan pada akhir Desember 2025.
Sementara itu, bantuan bagi korban bencana di Provinsi Sumatera Barat disalurkan pada 6 Januari 2026. Adapun bantuan untuk wilayah Sumatera Utara turut disalurkan melalui mekanisme yang telah ditentukan.
2. Penyaluran bantuan melibatkan organisasi mahasiswa dan perwakilan daerah

Oktaviona menjelaskan, pelaksanaan penyaluran bantuan melibatkan berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan Itera. Di Provinsi Sumatera Barat, bantuan disalurkan oleh Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Itera di wilayah Kabupaten Solok dan Tanah Datar.
Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, disalurkan melalui mahasiswa Itera yang berasal dari daerah tersebut. Untuk Provinsi Sumatera Utara, bantuan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung.
"Dana terkumpul disalurkan kepada perwakilan mahasiswa di daerah terdampak, kemudian digunakan untuk membeli paket sembako dan dibagikan langsung kepada masyarakat," jelasnya.
3. Proses dan pelaksanaan penyaluran bantuan

Oktaviano menyampaikan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KM Itera dengan berbagai organisasi mahasiswa, baik himpunan mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa (UKM).
“Penggalangan dana dilakukan selama dua hari secara luring dan tiga hari secara daring. Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui mekanisme yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah,” ujar Oktaviano.
Ia menambahkan, proses penyaluran bantuan turut melibatkan mahasiswa Itera yang terjun langsung ke lapangan. Meski terdapat kendala dalam penentuan waktu penyaluran, seluruh bantuan dapat disalurkan dengan baik. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, terutama saat penggalangan dana secara luring di lingkungan kampus, dengan partisipasi mahasiswa menyisihkan dana sebagai bentuk solidaritas.


















