Ritel dan Gudang Bulog Disidak Polda Lampung, Hasilnya?

- Tim Satgas Pangan Polda Lampung melakukan sidak di Superindo Sukabumi dan Gudang Bulog Campang Raya untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok.
- Pemeriksaan difokuskan pada harga komoditas utama seperti beras, cabai, bawang, daging, minyak goreng, gula, dan telur guna mencegah penimbunan serta spekulasi harga di pasaran.
- Polda Lampung menegaskan siap mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran distribusi atau permainan harga demi menjaga stabilitas pangan masyarakat.
Bandar Lampung, IDN Times - Tim Satgas Pangan Polda Lampung bersama sejumlah instansi melakukan inspeksi mendadak di pasar modern dan gudang Bulog Bandar Lampung, Minggu (8/3/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilitas harga, serta keamanan pangan bagi masyarakat.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut menyasar dua lokasi utama, yakni Supermarket Superindo Sukabumi dan Gudang Bulog Campang Raya Bandar Lampung. Tim mengecek langsung harga bahan pokok serta kondisi stok beras.
1. Awasi harga dan stok beras

Sidak gabungan itu dipimpin Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, I Gusti Ketut Astawa. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan, Satgas Saber Pangan Lampung, Bulog, serta Tim Satgas Pangan Polda Lampung.
Di Supermarket Superindo Sukabumi, petugas mengawasi harga sejumlah komoditas utama. Di antaranya cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula hingga telur.
Sementara itu di Gudang Bulog Campang Raya, tim mengecek ketersediaan stok beras. Langkah ini dilakukan guna memastikan cadangan pangan tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Cegah potensi penimbunan maupun praktik spekulasi harga

Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Heri Rusyaman mengatakan, kegiatan sidak ini merupakan bagian dari pengawasan terpadu untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan normal.
“Kami ingin memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ada pihak yang mencoba memainkan harga kebutuhan pokok di pasaran,” kata Heri Rusyaman.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan bersama instansi terkait guna mencegah potensi penimbunan maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.
“Satgas Pangan bersama pemerintah daerah dan Bulog terus melakukan pemantauan di lapangan agar stok bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap stabil,” ujar Heri.
3. Tak ragu ambil langkah hukum

Heri menegaskan, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah hukum jika ditemukan pelanggaran dalam distribusi atau perdagangan bahan pokok yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar.
“Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga oleh oknum tertentu, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.


















