Isak Tangis Iringi Pelepasan Jenazah Brigpol AS, Istri: Bunuh Pelaku!

- Suasana duka menyelimuti RS Bhayangkara Polda Lampung saat jenazah Brigpol AS dilepas menuju rumah duka, diiringi tangis keluarga dan istri yang histeris meminta keadilan.
- Ibu korban tampak lemah hingga harus dibantu kursi roda, sementara hujan gerimis menambah suasana haru saat ambulans membawa jenazah menuju Kota Metro.
- Brigpol AS dimakamkan secara kedinasan di Kota Metro dipimpin Dirintelkam Polda Lampung setelah gugur ditembak komplotan curanmor ketika hendak membeli roti.
Bandar Lampung, IDN Times - Suasana duka menyelimuti Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Sabtu (9/5/2026) sore. Tangis keluarga pecah saat jenazah anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, Brigadir Polisi (Brigpol) AS diberangkatkan menuju rumah duka di Kota Metro.
Pantauan IDN Times di lokasi, ambulans jenazah telah berisikan peti mati jasad almarhum Brigpol AS terparkir di depan ruang forensik. Sejumlah anggota keluarga, kerabat, hingga personel kepolisian tampak berkumpul mengiringi proses pelepasan jenazah.
Momen paling memilukan terjadi saat istri korban keluar dari ruang forensik mengenakan pakaian dan hijab serba hitam. Ia tampak terpukul dan beberapa kali menangis histeris didampingi keluarga.
Tangannya terus menggenggam kerabat di sampingnya seakan tak kuasa menahan duka atas kepergian sang suami. "Bunuh pelakunya, bunuh, tolong bapak-bapak polisi," seru istri Brigpol AS.
1. Ibu korban histeris

Di tengah suasana haru tersebut, ibu korban Brigpol AS juga terlihat tak mampu berdiri sendiri. Perempuan lanjut usia tersebut harus dibantu menggunakan kursi roda saat keluar dari area rumah sakit.
Bahkan saat kondisi emosinya semakin melemah, petugas medis dan keluarga turut membantu menandu ibu korban, agar bisa dibawa menuju mobil ambulans.
Tangisan keluarga kembali pecah saat ambulans pembawa jenazah Brigpol AS perlahan meninggalkan Rumah Sakit Bhayangkara. Beberapa anggota keluarga tampak menunduk sambil menyeka air mata, sementara lainnya terus memandangi ambulans yang bergerak menuju rumah duka.
2. Pelepasan jenazah dari rumah sakit diwarnai hujan

Hujan gerimis yang turun di kawasan rumah sakit menambah suasana pilu pelepasan jenazah anggota polisi tersebut. Sejumlah personel polisi turut mengawal keberangkatan ambulans menuju Kota Metro.
"Kamu minta apa aja mama turutin dek, ya Allah anak ku. Apa salah mu dek, secepat ini ninggalin mama," lirih ibu korban di atas kursi roda.
3. Upacara pemakaman dipimpin Dirintelkam Polda Lampung

Berdasarkan informasi diterima IDN Times, jasad Brigpol AS akan dimakamkan secara kedinasan di kampung halaman wilayah Kota Metro. Upacara pemakaman akan dipimpin langsung oleh Direktur Intelkam (Dirintel) Polda Lampung, Kombes Pol Efrizal.
Diketahui, Brigpol AS meninggal dunia usai ditembak komplotan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah Kota Bandar Lampung. Ia terkena letusan peluru di bagian kepala kanan hingga menembus sisi kiri.
Saat kejadian Brigpol AS hendak membeli roti di lokasi kejadian. Kepergian korban Brigpol AS meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki.



















