Comscore Tracker

Dirlantas Polda Lampung Putar Balik 300 Unit Kendaraan

Hentikan 3.677 kendaraan dan rapid tes Antigen 941 orang

Bandar Lampung, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung memutar balik 300 unit kendaraan selama Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), 6 April hingga 5 Mei 2021.
 
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, Dirlantas Polda Lampung memeriksa 3.744 kendaraan masa penerapan KRYD. Mereka juga melakukan rapid tes antigen secara acak ke 941 orang dengan hasil nonreaktif.

"Dari total keseluruhan, ada kendaraan yang diminta putar balik sebanyak 300 unit dan penindakan pelanggaran travel gelap, berupa tilang sebanyak 77 unit kendaraan," ujar Pandra, Jumat (7/5/2021).

1. Ops Ketupat Krakatau 2021 berlangsung dari 5-17 Mei 2021

Dirlantas Polda Lampung Putar Balik 300 Unit KendaraanApel Ops Ketupat Krakatau 2021 (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Seiring berakhirnya masa KRYD Ditlantas Polda Lampung, Pandra mengatakan, pihaknya tengah menggelar Operasi Ketupat Krakatau 2021 terhitung sejak 5-17 Mei 2021. Operasi tersebut melibatkan 2.346 personel terdiri dari 235 anggota Polda Lampung, dan 2.111 jajaran Kepolisian Resor (Polres).

"Operasi dilaksanakan sejak dikeluarkannya Adendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021, tentang peniadaan mudik hari raya Idulfitri 1442 Hijriah," papar dia.

Baca Juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Pospam Sukarame Putar Balik 5 Kendaraan

2. Sasaran kegiatan Ops Ketupat Krakatau 2021

Dirlantas Polda Lampung Putar Balik 300 Unit KendaraanSebuah bus umum antar provinsi yang datang dari Medan, Sumatera Utara menurunkan beberapa penumpang saat tiba di Terminal Type A Batoh, Banda Aceh, Aceh, Senin (11/5). (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Ops Ketupat Krakatau tahun ini merupakan jenis operasi kemanusiaan, menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif pada hari raya Idulfitri 1442 Hijriah. Selain itu, tiga sasaran operasi yaitu orang, tempat, dan barang.

"Kita juga mengedepankan lima Satgas seperti Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, dan Satgas Banops, dengan 17 Subsatgas Operasi Ketupat Krakatau 2020," urainya.

3. Polda Lampung putar balik 56 kendaraan di hari pertama larangan mudik

Dirlantas Polda Lampung Putar Balik 300 Unit KendaraanPospam wilayah Sukarame (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Pandra juga menyebutkan, Satgas Keamanan, Keselamatan, Kelancaran, dan Ketertiban Berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) Ops Ketupat Krakatau 2021, memberi sanksi putar balik kepada 56 kendaraan.

Rinciannya, Pos Penyekatan Exit Tol KM 239 Simpang Pematang Mesuji 15 kendaraan roda empat, Pos Penyekatan Exit Tol Bakauheni Selatan 3 kendaraan roda empat, Pos Penyekatan Pelabuhan Bakauheni/Seaport sebanyak 2 bus dan 36 kendaraan roda empat.

"Data itu terhitung sejak 6 Mei 2021 mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB," tandas Pandra.

4. Data arus mudik dan balik angkutan Lebaran 2021 dari 28 April-5 Mei 2021

Dirlantas Polda Lampung Putar Balik 300 Unit KendaraanFoto udara kendaraan pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (5/5/2021) dini hari. dinihari. Jelang larangan mudik pada 6 Mei 2021, Pelabuhan Merak mengoperasikan 29 kapal roro untuk melayani penyeberangan penumpang menuju Pelabuhan Bakauheni (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Berikut IDN Times rangkum perbandingan data arus naik dari Pelabuhan Merak (mudik), dan arus naik Pelabuhan Bakauheni (balik) angkutan Lebaran 2021 yang dirilis oleh Polda Lampung.

Naik dari Merak per 28 April 2021 sampai 5 Mei 2021:
- Kapal yang operasi: 237 unit
- Pejalan kaki: 15.231 orang
- Di dalam kendaraan: 245.185 orang
- Kendaraan roda 2: 14.801 unit
- Kendaraan roda 4: 28.542 unit
- Bus: 2.212 unit
- Truk/kendaraan besar: 23.309 unit.
 
Naik dari Bakauheni per 28 April 2021 hingga 5 Mei 2021:
- Kapal yang operasi : 250 unit
- Pejalan kaki : 5.400 orang.
- Di dalam kendaraan : 149.105 orang
- Kendaraan roda 2 : 2.605 unit
- Kendaraan roda 4 : 16.503 unit
- Bus : 2.087 unit
- Truk/kendaraan besar : 21.658 unit.

Baca Juga: Pemudik Terciduk tak Bawa Surat Bebas COVID-19, Dua Bus Diputar Balik

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya