QRIS TAP Hadir di BRT ITERA, Lampung Perluas Ekosistem Digital

- QRIS TAP resmi diluncurkan di layanan SMART BRT ITERA, memanfaatkan teknologi NFC untuk transaksi cepat dan aman, menandai langkah baru digitalisasi transportasi publik di Lampung.
- Bank Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan penggunaan QRIS di Lampung dengan 889 ribu merchant dan nilai transaksi Rp1,87 triliun hingga April 2026, menunjukkan adopsi digital yang makin luas.
- SIGER Fest 2026 hadir sebagai ajang kolaborasi lintas sektor guna memperluas literasi pembayaran digital, mendukung UMKM, serta menghadirkan kegiatan sosial dan edukatif bagi masyarakat Lampung.
Bandar Lampung, IDN Times - Masyarakat Lampung perlahan mulai terbiasa dengan cara baru dalam bertransaksi. Mulai dari naik transportasi umum, belanja di UMKM, hingga layanan sosial, semuanya kini mulai bergerak ke sistem pembayaran digital berbasis QRIS dan teknologi tap.
Perubahan ini terlihat dari peluncuran QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA yang digelar dalam rangka Kick-Off SIGER Fest 2026 di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Transportasi publik seperti BRT ITERA menjadi salah satu contoh awal penggunaan sistem pembayaran baru yang cukup dilakukan dengan tap.
Dalam momentum Kick-Off SIGER Fest 2026, Bank Indonesia bersama ITERA turut meluncurkan implementasi QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA. Inovasi ini memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi dilakukan secara lebih cepat, mudah, aman, dan praktis melalui proses tap menggunakan perangkat yang telah mendukung fitur NFC.
1. Penggunaan QRIS di Lampung terus berkembang

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan implementasi QRIS TAP tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna transportasi publik sekaligus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
"Selain mendorong digitalisasi transaksi, SIGER Fest 2026 juga menghadirkan nilai sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sebagian biaya pendaftaran peserta pada sejumlah rangkaian kegiatan akan disalurkan dalam bentuk wakaf produktif untuk pembangunan sumur bor pada lahan pertanian di Kabupaten Mesuji," jelasnya.
Disampaikan Bimo, kini penggunaan QRIS di Lampung terus berkembang. Hingga April 2026, jumlah merchant QRIS sudah mencapai 889 ribu dengan nilai transaksi Rp1,87 triliun dan volume 22,4 juta transaksi.
"Angka ini menunjukkan pembayaran digital sudah semakin sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat," ujarnya.
2. SIGER Fest 2026 kembali hadir sebagai wadah kolaborasi

Menurut Bimo, melanjutkan keberhasilan SIGER Fest 2025 yang berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp650 juta, SIGER Fest 2026 kembali hadir sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media.
"Melalui kolaborasi tersebut, SIGER Fest diharapkan dapat memperluas literasi dan akseptasi pembayaran digital, meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat daya saing UMKM, mendorong inovasi daerah, serta memperluas akses keuangan bagi masyarakat," kata Bimo.
3. Rangkaian kegiatan SIGER Fest 2026

Ia menjelaskan rangkaian SIGER Fest 2026 diawali dengan transformasi pada sektor perlindungan sosial melalui piloting digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro. Selain itu, akan diselenggarakan berbagai kegiatan lain yang mencakup edukasi keamanan transaksi digital dan pelindungan konsumen, festival kuliner untuk mendukung promosi dan digitalisasi UMKM, apresiasi Program Unggulan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta berbagai kegiatan olahraga dan komunitas yang menyasar generasi muda.
"Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan bahwa digitalisasi tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah," jelasnya.
Pihaknya berharap program ini dapat mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelompok petani penerima manfaat.
"SIGER Fest 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung," tandasnya.


















