Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Dituding Tolak Pasien, Dirut RSUDAM: Sudah Audit Internal

Bandar Lampung
Viral Dituding Tolak Pasien, Dirut RSUDAM: Sudah Audit Internal
RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • RSUDAM Bandar Lampung mengaudit internal atas tudingan viral penolakan pasien IGD, meski laporan tidak masuk melalui kanal pengaduan resmi.
  • Hasil penelusuran sementara RSUDAM menyebut pasien datang tanpa surat rujukan dan dinilai tidak gawat darurat, lalu diarahkan melanjutkan perawatan di rumah sakit asal.
  • Pengunggah Threads menyatakan ibunya ditolak, kemudian dirawat di rumah sakit lain dengan diagnosis kekurangan darah dan stroke sebelum meninggal dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung buka suara menanggapi unggahan viral di media sosial Threads menuding dugaan penolakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dugaan penolakan tersebur mengakibatkan pasien meninggal dunia.

Direktur Utama RSUDAM, Imam Ghazali, mengatakan meski laporan tidak disampaikan melalui kanal pengaduan resmi, pihaknya tetap melakukan investigasi dan audit internal untuk memastikan kronologi kejadian. Walaupun tidak direspons secara resmi, kami tetap turun melakukan investigasi dan audit internal," katanya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Imam, langkah investigasi dan audit internal itu dilakukan guna memastikan pelayanan yang diberikan tenaga medis telah sesuai prosedur

1. Pasien tak bawa surat rujukan

Ilustrasi surat rujukan. (Freepik)
Ilustrasi surat rujukan. (Freepik)

Imam mengungkapkan, hasil penelusuran sementara menunjukkan pasien datang ke RSUDAM tanpa membawa surat rujukan dari rumah sakit tempat menjalani pengobatan sebelumnya.

"Berdasarkan asesmen tenaga medis, kondisi pasien saat itu juga dinilai bukan termasuk kategori gawat darurat saat berada di Abdul Moeloek," ujarnya.

2. Pasien diedukasi kembali ke rumah sakit asal

community.idntimes.com
Direktur Utama RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghazali. (IDN Time/Muhaimin)

Menurut Imam, karena kondisi pasien dinilai masih memungkinkan dan pengobatan di rumah sakit sebelumnya belum selesai, tenaga medis memberikan edukasi agar pasien melanjutkan perawatan di fasilitas kesehatan tersebut.

"Namun, pasien disebut tidak kembali ke rumah sakit asal, melainkan memilih menjalani perawatan di rumah sakit lain selama beberapa hari hingga meninggal di rumah sakit tersebut," jelasnya.

3. Minta tudingan disertai fakta dan bukti

IMG_20260806_171637.jpg
Postingan thread soal RSUDAM. (Screenshot Thread)

Imam juga meminta setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, sebuah tuduhan seharusnya didahului dengan konfirmasi kepada pihak terkait agar informasi yang beredar tidak menyesatkan.

"RSUDAM selama ini juga mengacu pada mekanisme pengaduan resmi yang telah didaftarkan sesuai arahan Ombudsman, KPK, dan Inspektorat agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara objektif," tuturnya.

4. Berawal dari Threads lalu viral

ilustrasi viral (freepik.com/pikisuperstar)
ilustrasi viral (freepik.com/pikisuperstar)

Diketahui, unggahan akun Threads @orghaveeeee menjadi viral setelah menyebut ibunya ditolak mendapat pelayanan di IGD RSUDAM karena dianggap tidak dalam kondisi darurat. Dalam unggahan tersebut, pasien kemudian dibawa ke rumah sakit lain dan disebut didiagnosis mengalami kekurangan darah serta stroke sebelum akhirnya meninggal dunia.

"dear RS abdul muloek, mama saya yg kamu tolak di igd yg katanya kondisi nya gak darurat itu skrg sudah meninggal, setelah di tolak saya langsung ke rs lain ternyata mama saya kurang darah 4 kantong dan ada stroek di kepala kanan kiri, saya bukan orang medis aja melihat kondisi mama saya bener bener udah gawat tapi kenapa anda sebagai dokter bilang gak darurat, semoga dokter gk merasakan apa yg saya rasakan, karna jujur rasanya sakit banget sampe harus kehilangan mama saya," bunyi cuitan Threads @orghaveeeee

"saya inget sekali badan dokter yg kurus kecil kamu berjilbab tapi mulut mu terlalu besar dan kasar untuk menolak, saya sangat ingat bagaimana mama saya kesulitan untuk bertahan tapi dengan kasarnya kamu bilang kondisi gak darurat," lanjutnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More