Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Wajib Halal 2026, LPH Itera Kantongi Akreditasi BPJPH

Jelang Wajib Halal 2026, LPH Itera Kantongi Akreditasi BPJPH
Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi memperoleh Akreditasi Pratama dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia (Dok.humas/itera)
Intinya Sih
  • LPH Itera resmi meraih Akreditasi Pratama dari BPJPH berlaku hingga 2030, menandai kesiapan lembaga dalam mendukung kebijakan wajib sertifikasi halal pada Oktober 2026.
  • Sejak 2023, LPH Itera memperkuat SDM, sistem mutu, dan tata kelola untuk menghadirkan layanan pemeriksaan halal profesional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi ramah lingkungan.
  • Pencapaian ini diharapkan memperkuat kontribusi Itera terhadap pengembangan industri halal nasional serta mempermudah akses layanan bagi pelaku usaha di Lampung dan sekitarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times : Menjelang implementasi kebijakan wajib sertifikasi halal pada Oktober 2026, kebutuhan layanan pemeriksaan halal yang kredibel menjadi semakin strategis. Dalam momentum tersebut, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi memperoleh Akreditasi Pratama dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia.

Akreditasi yang berlaku hingga 29 Mei 2030 itu menjadi tonggak penting dalam penguatan kontribusi Itera terhadap pengembangan ekosistem halal nasional. Perolehan akreditasi tersebut juga menandai kesiapan LPH Itera untuk memberikan layanan pemeriksaan halal yang profesional, independen, dan terpercaya.

1. Dibangun lewat proses panjang sejak 2023

https://www.itera.ac.id/lembaga-pemeriksa-halal-itera-resmi-terakreditasi-pratama-siap-dukung-implementasi-wajib-halal-2026/
Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi memperoleh Akreditasi Pratama dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia (Dok.humas/itera)

Ketua LPH Itera, Angga Saputra Yasir mengatakan, perolehan Akreditasi Pratama tidak diraih dalam waktu singkat. Sejak 2023, LPH Itera melakukan berbagai persiapan mulai dari penguatan sumber daya manusia, penyusunan sistem manajemen mutu, pengembangan tata kelola lembaga, hingga pemenuhan standar akreditasi yang ditetapkan BPJPH.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi langkah awal penting dalam pengembangan layanan pemeriksaan halal yang profesional, independen, dan terpercaya.

"Akreditasi Pratama ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh tim yang telah berkomitmen membangun LPH Itera sejak 2023. Kami siap memberikan layanan pemeriksaan halal yang profesional untuk mendukung pelaku usaha memperoleh sertifikat halal sekaligus memperkuat ekosistem halal di Indonesia," ujarnya.

2. Usung layanan halal berbasis ilmu pengetahuan

Ilustrasi Penandatanganan (Pexel/Alena Darmel)
Ilustrasi Penandatanganan (Pexel/Alena Darmel)

Angga menjelaskan, LPH Pusat Halal Itera merupakan Lembaga Pemeriksa Halal berbasis ilmu pengetahuan bertaraf internasional dengan kompetensi utama di berbagai bidang industri barang maupun jasa. Lembaga ini menyelenggarakan proses pemeriksaan halal yang jujur, independen, dan kredibel sesuai kebutuhan masyarakat saat ini maupun mendatang, serta mendayagunakan ilmu pengetahuan dan teknologi ramah lingkungan dalam proses pemeriksaan halal.

Dalam menjalankan tugasnya, lanjutnya, LPH Itera didukung auditor halal dan tenaga ahli multidisiplin yang memiliki kompetensi di bidang pangan, farmasi, teknologi, dan syariah. Selain mengelola sumber daya manusia dan auditor melalui proses rekrutmen, pendidikan, pelatihan, serta pelaksanaan audit, lembaga ini juga bertugas memeriksa dan menjamin kehalalan produk yang diproduksi maupun dipasarkan perusahaan skala UMKM hingga industri yang bekerja sama dengan BPJPH.

3. Disiapkan perkuat industri halal nasional

Ilustrasi Penelitian (Pexel/Canva Studio)
Ilustrasi Penelitian (Pexel/Canva Studio)

Rektor Itera yang juga Dewan Pembina LPH Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, menyebut perjalanan hingga memperoleh akreditasi merupakan hasil kerja keras, kesabaran, dan kolaborasi banyak pihak. Ia berharap, LPH Itera dapat berkembang menjadi pusat layanan halal yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dewan Pengarah LPH Itera, Khairurrijal menilai keberadaan LPH Itera merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan industri halal nasional. Menurutnya, Akreditasi Pratama menjadi fondasi penting untuk membangun lembaga yang unggul dan terpercaya serta berpotensi menjadi rujukan layanan pemeriksaan halal di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Dewan Pengarah LPH Itera, Handoyo, menegaskan pencapaian tersebut menjadi awal dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas layanan menuju akreditasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Selain membantu implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, keberadaan LPH Itera dinilai semakin strategis menjelang kebijakan wajib sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya mendukung pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk. Karena itu, kehadiran LPH Itera diharapkan dapat memberikan kemudahan akses layanan pemeriksaan halal bagi pelaku usaha di Lampung dan wilayah sekitarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More