Dukung Generasi Muda Cerdas Finansial, Danamon Gelar Literasi Keuangan

- Survei SNLIK mencatat kesenjangan 14,02% antara literasi dan inklusi keuangan Indonesia, sehingga OJK mendorong edukasi bagi pelajar sebagai segmen prioritas.
- Danamon menggelar edukasi keuangan bagi siswa SMA Sekolah Suria Harapan School, Jambi, untuk membekali pengelolaan finansial bijak sejak dini.
- Melalui program CSR, Danamon juga merevitalisasi perpustakaan sekolah dan mendukung implementasi POJK Nomor 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi serta inklusi keuangan.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan SNLIK, masih terdapat gap sebesar 14,02 persen antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Untuk menjawab tantangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong berbagai program edukasi dan peningkatan literasi keuangan, termasuk bagi pelajar yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam SNLIK.
Implementasi teranyar, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility/CSR mengadakan program literasi keuangan dan seremoni serah terima donasi interior perpustakaan kepada Sekolah Suria Harapan School, Jambi.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Danamon dalam mendukung pengembangan pendidikan dan budaya literasi yang inklusif di Indonesia, sehingga dapat memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan.
1. Bekal penting dapat membantu generasi muda mengambil keputusan finansial bijak dan tepat di masa depan

Thamrin Tambunan, Regional Corporate Oficer, Danamon Sumatera wilayah 2 mengatakan, literasi keuangan merupakan bekal penting yang dapat membantu generasi muda mengambil keputusan finansial yang bijak dan tepat di masa depan.
"Oleh karena itu, kami berupaya menghadirkan inisiatif edukasi untuk mendukung terciptanya masyarakat yang cerdas finansial. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Danamon untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas tempat kami beroperasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Thamrin menambahkan, selain menyelenggarakan program literasi keuangan, Danamon juga mendukung penguatan budaya literasi melalui revitalisasi interior perpustakaan Sekolah Suria Harapan School. Bantuan yang diberikan mencakup rak buku, meja baca, dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Melalui pembaruan fasilitas tersebut, diharapkan perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang nyaman, dan mendorong minat baca dan semangat belajar para siswa di lingkungan sekolah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, tetapi juga mendorong generasi muda yang semangat belajar, berpikir kritis dan siap merencanakan masa depan yang lebih baik," kata Thamrin.
2. Diapresiasi OJK

Helmiyani, Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi mengapresiasi komitmen Danamon yang turut berperan aktif mendukung upaya peningkatan literasi keuangan melalui kegiatan edukasi yang menyasar generasi muda. Kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan institusi pendidikan seperti ini penting untuk membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
"Sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan praktik judi online," ujar Helmiyani.
3. Bentuk dukungan Danamon terhadap implementasi POJK Nomor 3 Tahun 2023

Mengangkat tema “Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini untuk Masa Depan yang Lebih Baik, program edukasi keuangan Bank Danamon diadakan Selasa, 28 Juli 2026 dihadiri siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas SMA, perwakilan guru, dan kepala sekolah dari Sekolah Suria Harapan School.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Helmiyani selaku Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi; Thamrin Tambunan Regional Corporate Oficer Danamon Sumatera wilayah 2; Iqbal Maulana selaku Sustainability Finance Head Danamon, serta Agus Kepala Yayasan Suria Harapan School.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Danamon terhadap implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat, yang mendorong pelaku jasa keuangan untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.






















