Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Mengeluh Jalan RA Basyid Rusak, Pemkab Lamsel Janji Segera Perbaiki

Kota Bandar Lampung
Warga Mengeluh Jalan RA Basyid Rusak, Pemkab Lamsel Janji Segera Perbaiki
ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)
Intinya Sih

  • Jalan RA Basyid di Jati Agung, akses utama Lampung Selatan-Bandar Lampung, dikeluhkan karena lubang di sejumlah titik yang membahayakan pengendara.
  • Dari 4,47 kilometer ruas Karang Sari-Batas Bandar Lampung, 2.090 meter rusak ringan dan 330 meter rusak berat; rehabilitasi ditargetkan sepanjang 750 meter.
  • Pemkab Lampung Selatan menganggarkan Rp1,13 miliar; kontrak dengan CV Bintang Artha Nagendra ditandatangani 30 Juli 2026 dan pekerjaan segera dipersiapkan secara bertahap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lampung selatan, IDN Times - Kondisi Jalan RA Basyid di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan bakal diperbaiki. Selama ini, ruas jalan yang menjadi salah satu akses utama penghubung Kabupaten Lampung Selatan dengan Kota Bandar Lampung itu dikeluhkan warga karena berlubang di sejumlah titik hingga dinilai membahayakan pengendara.

Di beberapa lokasi, warga bahkan memasang ban bekas sebagai penanda agar pengendara lebih waspada dan terhindar dari kecelakaan. Kini, harapan masyarakat mulai terjawab setelah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan rehabilitasi jalan segera dimulai karena anggaran telah disiapkan dan kontrak pekerjaan sudah rampung.

1. Jalan penghubung ke Kota Bandar Lampung selalu ramai pengendara

ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Ervan Masbanjar)
ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Jalan RA Basyid menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Lampung Selatan dengan Kota Bandar Lampung. Ruas ini setiap hari dilintasi kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan bertonase besar sehingga memiliki mobilitas lalu lintas yang tinggi.

Kepadatan kendaraan biasanya meningkat pada sore hari saat jam pulang bekerja. Sebab itu, kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah titik selama beberapa waktu menjadi sorotan dan kerap dikeluhkan pengguna jalan.

2. Lebih dari separuh ruas jalan mengalami kerusakan

ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)
ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), penanganan dilakukan pada Ruas Jalan Karang Sari–Batas Bandar Lampung atau Jalan Kabupaten Nomor Ruas 201 dengan total panjang 4,47 kilometer.

Dari total panjang tersebut, sepanjang 450 meter berada dalam kondisi baik, 1.600 meter berkondisi sedang, 2.090 meter mengalami kerusakan ringan, dan 330 meter masuk kategori rusak berat. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.130.985.584 untuk merehabilitasi ruas jalan itu dengan target penanganan sepanjang 750 meter menggunakan konstruksi AC-WC.

3. Kontrak rampung pekerjaan segera dimulai

ilustrasi kontrak kesepakatan (freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi kontrak kesepakatan (freepik.com/rawpixel.com)

Hendry menjelaskan proses administrasi perbaikan jalan kini telah selesai. Pemkab Lampung Selatan telah menandatangani kontrak pekerjaan dengan penyedia jasa CV Bintang Artha Nagendra pada 30 Juli 2026, sementara saat ini penyedia jasa mempersiapkan proyek perbaikan.

Menurut Hendry, pemerintah memahami harapan masyarakat agar seluruh ruas jalan yang rusak dapat segera diperbaiki. Namun, keterbatasan anggaran membuat penanganan infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta manfaat bagi warga.

"Keluhan masyarakat menjadi perhatian kami. Pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada. Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung agar pembangunan berjalan lancar. Dengan dimulainya perbaikan ini, semoga kondisi Jalan RA Basyid semakin baik sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar," ujar Hendry.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More