Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Produksi Padi Lampung 2025 Diprediksi Naik 14,65 Persen, Tembus 3,2 Ton

ilustrasi padi (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
ilustrasi padi (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
Intinya sih...
  • Luas panen padi Lampung naik 12% menjadi 597,48 ribu hektar
  • Produksi awal tahun melonjak hingga 509,51 ribu ton GKG, berpotensi mencapai 1,84 juta ton beras konsumsi
  • Lahan baku sawah turun 6,75%, namun peningkatan produktivitas menjadi faktor utama peningkatan produksi padi Lampung di tahun 2025
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat potensi peningkatan signifikan pada produksi padi tahun 2025. Berdasarkan hasil Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September 2025, produksi padi di provinsi ini diperkirakan mencapai 3,20 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Kepala BPS Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan angka itu tumbuh 14,65 persen atau setara 408,88 ribu ton dibandingkan realisasi tahun 2024 tercatat 2,79 juta ton GKG.

“Peningkatan produksi padi ini sejalan dengan naiknya perkiraan luas panen di tahun 2025,” katanya, Kamis (6/11/2025).

1. Luas panen naik 12 persen

grafik naik
Ilustrasi grafik meningkat. (Pixabay.com/geralt)

BPS memperkirakan total luas panen padi Lampung mencapai 597,48 ribu hektare, naik 65,76 ribu hektar atau 12,37 persen dari tahun sebelumnya. Tren kenaikan terbesar terjadi pada Subround I (Januari–April 2025) dengan tambahan luas panen sekitar 90,67 ribu hektare.

"Namun, sempat turun pada Subround II (Mei–Agustus) sebesar 28,58 ribu hektare, sebelum kembali naik tipis di akhir tahun," ujar Ahmadriswan.

2. Produksi awal tahun melonjak

Produktivitas Padi Meningkat, Sumber : Foto Sendiri
Produktivitas Padi Meningkat, Sumber : Foto Sendiri

Kenaikan produksi terbesar juga tercatat di awal tahun. Pada periode Januari–April 2025, produksi padi Lampung meningkat hingga 509,51 ribu ton GKG dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, pada pertengahan tahun sempat turun 99,41 ribu ton GKG, dan di penghujung tahun diperkirakan hanya turun tipis sekitar 1,22 ribu ton GKG.

Jika dikonversikan menjadi beras konsumsi, total produksi beras Lampung tahun ini berpotensi mencapai 1,84 juta ton, naik sekitar 235 ribu ton dari tahun 2024.

3. Lahan baku sawah turun

Penanaman Padi di Sawah
Padi di Sawah (pexels.com/Maria Orlova)

Ahmadriswan menjelaskan, perhitungan produksi padi ini merupakan hasil integrasi dua sistem: Survei KSA untuk luas panen dan Survei Ubinan Padi untuk produktivitas. BPS juga menggunakan Lahan Baku Sawah (LBS) 2024 dari Kementerian ATR/BPN sebagai basis data terbaru. LBS 2024 mencatat luas sawah Lampung sebesar 337.284 hektar, atau turun sekitar 6,75 persen dibandingkan LBS 2019.

"Meski lahan sawah berkurang, peningkatan produktivitas menjadi faktor utama yang mendorong optimisme capaian produksi padi Lampung di tahun 2025," tuturnya.

BPS menegaskan, angka produksi dan luas panen tahun ini masih bersifat sementara, karena mencakup potensi panen hingga Desember 2025. "Perhitungan untuk periode akhir tahun menggunakan rata-rata produktivitas Subround III dari dua tahun terakhir, yaitu 2023–2024," ungkapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Ahli Pidana Nilai SP3 Polda Lampung Perkara PT San Xiong Steel Sah

09 Jan 2026, 09:11 WIBNews