Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pulang Salat Tarawih, Pelajar SMP Bandar Lampung Dibacok Geng Motor

Pulang Salat Tarawih, Pelajar SMP Bandar Lampung Dibacok Geng Motor
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya Sih
  • Seorang pelajar SMP berinisial FA (15) di Bandar Lampung menjadi korban pembacokan oleh sekelompok geng motor setelah pulang salat tarawih di kawasan Kota Sepang Jaya.
  • Korban mengalami luka bacok di kepala serta sayatan di punggung dan kaki, sempat terpeleset saat melarikan diri sebelum diserang, lalu segera dibawa warga ke rumah sakit untuk perawatan.
  • Keluarga korban telah melapor ke Polresta Bandar Lampung, dan pihak kepolisian menyatakan sedang menyelidiki kasus dugaan penganiayaan tersebut untuk mengungkap para pelaku.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) berinisial FA (15) di Kota Bandar Lampung menjadi korban pembacokan diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor.

Peristiwa penganiayaan dialami korban itu terjadi di Jalan Singa Melintang, kawasan Kota Sepang Jaya, Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026) malam. FA mengalami luka bacok di bagian kepala, hingga luka sayatan di punggung dan kaki.

"Ya, korban FA ini adik saya, semalam langsung dapat perawatan medis total 10 jahitan di kepala," ujar kakak korban FA, Malik dimintai keterangan, Senin (2/3/2026).

1. Korban diserang usai salat tarawih

IMG_20260302_165924.jpg
Korban FA saat mendapatkan penanganan medis. (Dok. IDN Times).

Terkait kronologi peristiwa, Malik menjelaskan, insiden penganiayaan dengan senjata tajam ini dialami saat korban FA bersama seorang temannya berjalan kaki usai melaksanakan salat tarawih di kawasan Kota Sepang Jaya.

Berdasarkan cerita sang adik, mereka sempat berjalan mengitari lingkungan sekitar rumah temannya. Namun di tengah perjalanan, keduanya berpapasan dengan puluhan orang dewasa mengendarai sepeda motor.

“Mereka ketakutan karena rombongan itu mengacungkan senjata tajam. Adek saya dan temannya langsung lari menghindar,” ungkap kakak korban.

2. Terpeleset lalu dibacok

IMG_20260302_170002.jpg
Korban FA saat mendapatkan penanganan medis. (Dok. IDN Times).

Di tengah upaya melarikan diri, Malik melanjutkan, FA tiba-tiba terpeleset hingga akhirnya tersungkur. Di saat itu, korban diduga langsung diserang dan dibacok oleh salah satu pelaku.

“Pas adek saya jatuh ini, dia langsung dianiaya dan dibacok. Temannya melihat langsung kejadian tersebut,” kata Malik.

Pascamenyerang korban, ia melanjutkan, para pelaku diduga kelompok geng motor itu disebut sempat bersorak di lokasi kejadian. Kemudian warga sekitar mengetahui kejadian segera keluar rumah dan memberikan pertolongan. “Warga langsung bantu adek saya dibawa pulang pakai motor, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit,” lanjut dia.

3. Kasus dilaporkan ke polisi

Ilustrasi Pembacokan. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pembacokan. (IDN Times/Mardya Shakti)

Malik menambahkan, pihak keluarga telah membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus menjalani visum. Selain itu, peristiwa ini telah dilaporkan ke Mapolresta Bandar Lampung.

“Kalau laporan sudah. Ya, kami berharap pelaku segera ditangkap, karena ini sudah meresahkan dan membahayakan anak-anak,” imbuhnya.

Menyikapi kejadian ini, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengamini telah menerima laporan korban FA. Menurutnya, petugas mulai menyelidiki perkara dugaan penganiayaan tersebut.

"Ya, sudah laporan dan masih kami dalami hal-hal berkaitan peristiwa tersebut. Mohon waktu," imbuh eks Wakapolres Tanggamus tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More