Penembak PNS Metro Serahkan Diri, Takut Ditembak Polisi?

- Pelaku penembakan PNS di Kota Metro, Fajar Jaya Putra, menyerahkan diri setelah tim gabungan polisi melakukan pendekatan persuasif dan ia mengaku takut ditembak saat pengejaran.
- Polisi mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver, proyektil peluru, helm, serta pakaian yang diduga digunakan pelaku saat kejadian.
- Korban bernama Dedi Kristian Agung tewas di lokasi penembakan di Jalan Khairbras, Metro Barat, dengan kondisi bersimbah darah sebelum sempat dievakuasi warga.
Metro, IDN Times - Fajar Jaya Putra (21), pelaku penembakan menewaskan pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Metro akhirnya menyerahkan diri disebut lantaran takut dihadiahi timah panas aparat penegak hukum.
Kasatreskrim Polres Metro, Iptu Rizky Dwi Cahyo mengatakan, pelaku Fajar Jaya berhasil diamankan setelah tim gabungan melakukan pendekatan secara persuasif.
“Alhamdulillah tim gabungan berhasil melakukan tindakan persuasif, sehingga pelaku menyerahkan diri pada hari kemarin,” ujarnya dimintai keterangan, Senin (25/5/2026).
1. Sempat kabur ke Lampung Utara

Pascakejadian penembakan, Rizky menjelaskan, pelaku Fajar Jaya sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Lampung Utara, aebelum akhirnya memutuskan menyerahkan diri kepada aparat polisi setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku disebut mengaku menyerahkan diri lantaran takut ditembak saat kegiatan penangkapan.
“Kalau dari pengakuannya, pelaku ini menyerahkan diri karena takut ditembak. Tentu, setelah sebelumnya dilakukan cara pendekatan persuasif dan komunikatif," ucapnya.
2. Polisi amankan senjata api rakitan

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, satu proyektil peluru, helm, hingga pakaian diduga digunakan pelaku saat kejadian.
Saat ini, polisi masih mendalami motif penembakan maupun asal-usul senjata api rakitan yang dipakai pelaku. "Ya, untuk asal senjata apinya masih pendalaman,” kata Rizky.
3. Korban tewas di lokasi kejadian

Dalam kejadian ini, Dedi Kristian Agung (40), warga Jalan Fajar Asri, Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat awal dikabarkan menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK), Sabtu (23/5/2026) malam.
Peristiwa itu berlangsung di kawasan tepi Jalan Khairbras, Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat, Kota Metro.
Berdasarkan video diterima IDN Times, korban terlihat tergeletak di badan jalan dalam kondisi bersimbah darah. Sejumlah warga tampak berusaha mengevakuasi korban ke rumah sakit, disertai suara tangis histeris terdengar di lokasi kejadian.
















