Sopir Ngantuk, Minibus Nyemplung di Aliran Sungai Lampung Selatan

- Sebuah minibus di Desa Kaliasin, Lampung Selatan, mengalami kecelakaan tunggal dan tercebur ke sungai pada Senin malam akibat sopir diduga mengantuk saat berkendara.
- Dua penumpang berhasil diselamatkan oleh petugas Polsek Tanjung Bintang bersama warga dan dibawa ke RS Urip Sumoharjo untuk perawatan luka ringan serta pemulihan dari syok.
- Kendaraan sempat terendam di aliran sungai sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan mobil towing, sementara polisi memastikan kondisi lokasi kejadian tetap aman dan kondusif.
Lampung Selatan, IDN Times - Satu mobil jenis minibus kecelakaan tunggal hingga tercebur ke aliran sungai di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (25/5/2026) malam.
Kapolsek Tanjung Bintang, Edi Qorinas membenarkan ihwal insiden kecelakaan tunggal tersebut. Peristiwa itu diduga terjadi akibat pengemudi mengantuk saat berkendara.
“Iya benar, semalam anggota piket menerima laporan kecelakaan tunggal mobil masuk sungai di wilayah Desa Kaliasin,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
1. Diduga sopir hilang kendali karena mengantuk

Berdasarkan informasi awal diterima polisi, Edi mengungkapkan, kecelakaan tunggal itu diduga dipicu kondisi sopir yang mengantuk hingga kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.
Akibatnya, kendaraan keluar jalur dan masuk ke aliran sungai di pinggir jalan. “Dugaan sementara pengemudi mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali,” kata Edi.
2. Dua penumpang patah tulang

Petugas piket Polsek Tanjung Bintang bersama warga menerima informasi kejadian tersebut, langsung menyambangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi korban.
Menurut Edi, ada enam penumpang dalam kecelakaan itu. Dua di antaranya patah tulang kini dirawat medis ke RS Urip Sumoharjo, Kota Bandar Lampung.
“Alhamdulillah korban selamat, tapi mengalami luka ringan dan syok dikarenakan mungkin kaget,” ucapnya.
3. Mobil sempat terendam dalam sungai

Saat proses evakuasi korban berlangsung, Edi menambahkan, kendaraan diketahui masih berada di dalam aliran sungai dan menunggu proses penarikan menggunakan mobil towing.
"Saat ini sudah dievakuasi. Kami juga telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan situasi aman dan kondusif," imbuh Kapolsek.


















