Duel Pelajar SMP Bandar Lampung, Korban Terluka Ditikam Dua Kali

- Seorang pelajar SMP berinisial VI (13) di Bandar Lampung mengalami dua luka tusuk di perut dan pinggang akibat perkelahian dengan temannya, KAS (13).
- Korban langsung dilarikan warga ke RSUD Abdul Moeloek untuk perawatan medis, sementara pelaku berhasil diamankan polisi bersama barang bukti pisau dapur.
- Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta terus mendalami kasus agar situasi tetap aman dan kondusif.
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang pelajar SMP Kota Bandar Lampung inisial VI (13) ditikam usai terlibat perkelahian dengan teman sejawatnya, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Kapolsek Sukarame, Henry Dunan Pandiangan membenarkan ihwal insiden tersebut. Peristiwa terjadi di sekitar pemukiman warga Jalan Raden Pemuka, Gang Masjid, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim.
"Benat, insiden penusukan melibatkan dua pelajar SMP. Korban merupakan warga Gunung Sulah, Way Halim. Sedangkan pelaku berinisial KAS (13) merupakan warga Kelurahan Jagabaya 3," ujarnya dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
1. Korban luka tusuk di perut dan pinggang

Dalam peristiwa berdarah tersebut, Henry mengatakan, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan pinggang akibat senjata tajam berupa pisau dapur.
“Korban mengalami dua luka tusuk akibat senjata tajam dan kini sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” ujarnya.
2. Korban dibawa ke rumah sakit, pelaku telah ditangkap

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Henry menyebutkan, korban dan pelaku sempat terlibat perkelahian. Dalam posisi terdesak, pelaku diduga mengambil pisau yang telah dibawanya di pinggang lalu menusukkannya ke tubuh korban.
Pascakejadian, korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian langsung dibawa warga setempat ke RSUD Abdul Moeloek untuk mendapatkan penanganan medis.
"Untuk pelaku ini sudah diamankan di Polsek Sukarame bersama barang bukti berupa sebilah pisau dapur," ucap dia.
3. Polisi masih dalami kasus

Polisi disebut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti terkait kasus tersebut.
“Situasi saat ini aman dan kondusif. Mohon waktu, kasusnya masih terus kami didalami,” imbuh kapolsek.


















