Makam Tentara Belanda di Pulau Sebuku Lampung, Dipindahkan ke Surabaya

- Masih berada pada tahap identifikasi lokasi makam sesuai nota diplomatik dari Belanda
- Ada dua makam sesuai dengan permintaan Kedubes Belanda, proses pemindahan setelah identifikasi dan verifikasi DNA
- Akan ada rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah daerah usai peninjauan
Bandar Lampung, IDN Times - Tim dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sebuku Besar, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Agenda tersebut menindaklanjuti permintaan resmi Kedutaan Besar Belanda melalui nota diplomatik terkait pemindahan kerangka jenazah tentara Belanda yang dimakamkan di pulau tersebut.
Proses pemindahan ini meliputi identifikasi DNA hingga rencana pemindahan ke Makam Ereveld Kembang Kuning di Surabaya, Jawa Timur, yang selama ini menjadi lokasi pemakaman tentara Belanda di Indonesia.
Dalam peninjauan lapangan, Tim Kemenko Polkam didampingi sejumlah pejabat daerah memastikan proses verifikasi makam berjalan sesuai prosedur dan melibatkan unsur pemerintah daerah.
1. Masih berada pada tahap identifikasi lokasi makam

Koordinator Tim sekaligus Kabid Kerja Sama Bilateral Eropa Kemenko Polkam, Bambang Sugiarto, menjelaskan saat ini pihaknya masih berada pada tahap identifikasi lokasi makam sesuai nota diplomatik dari Belanda.
“Kami mendapat nota diplomatik dari Kedubes Belanda yang meminta bantuan untuk mengidentifikasi. Keluarga ingin memindahkan makam ke Surabaya. Saat ini kami melakukan peninjauan, besok akan ada rapat koordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan untuk membahas tindak lanjut,” ujar Bambang, Rabu (20/8/2025).
2. Ada dua makam sesuai dengan permintaan Kedubes Belanda

Bambang menjelaskan, dari hasil peninjauan awal, tim memastikan terdapat dua makam yang sesuai dengan permintaan Kedubes Belanda. Keduanya berada di sisi timur Pulau Sebuku. Ia menegaskan, proses pemindahan baru dapat dilakukan setelah melalui identifikasi dan verifikasi DNA untuk memastikan keaslian jenazah.
“Setelah diidentifikasi dan dipastikan melalui tes DNA, barulah proses pemindahan dilakukan ke Surabaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemindahan makam ini merupakan bagian dari kerja sama diplomatik Indonesia–Belanda, sekaligus bentuk penghormatan kepada keluarga almarhum tentara Belanda yang dimakamkan di Indonesia.
3. Akan ada rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah daerah usai peninjauan

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, Intji Indriati, turut menyampaikan, kunjungan Kemenko Polkam baru sebatas verifikasi awal. Rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah daerah akan dilakukan untuk membahas hasil peninjauan.
“Hari ini tim hanya memastikan keberadaan makam sesuai permintaan Kedubes Belanda. Besok akan diadakan rapat koordinasi untuk membahas hasil peninjauan lapangan hari ini. Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan sesuai apa yang telah direncanakan,” kata Intji.