Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 4 November 2026, Waspada Gelombang 2,6 Meter

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 4 November 2026, Waspada Gelombang 2,6 Meter
ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Brayden Stanford)
  • BMKG memprakirakan gelombang sedang hingga tinggi di perairan Lampung pada 4 November 2026, dengan puncak 2,6 meter di Samudra Hindia barat Lampung.
  • Samudra Hindia barat Lampung diperkirakan berombak 2,6 meter pada awal hari, turun menjadi 2,4 meter siang hari, disertai angin tenggara 18–19 knot.
  • Selat Sunda selatan berpotensi mencapai 2,5 meter dengan cuaca bervariasi, sementara perairan timur Lampung relatif tenang dengan gelombang sekitar 0,6–1,2 meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Sejumlah wilayah perairan Lampung berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi, Rabu (4/11/2026). Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gelombang laut tertinggi diprakirakan mencapai 2,6 meter di perairan Selat Sunda bagian selatan Lampung dan Samudra Hindia barat Lampung.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di laut. Tinggi gelombang dan kecepatan angin dapat berubah sepanjang hari sehingga informasi maritim terbaru perlu diperhatikan.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Prakiraan kondisi perairan Lampung 4 November 2026

Wilayah Perairan

Kondisi Cuaca

Kecepatan Angin

Arah Angin

Tinggi Gelombang

Kategori Gelombang

Perairan Barat Lampung

Berawan tebal hingga hujan ringan

12–14 knot

Tenggara

2,3–2,5 meter

Sedang hingga tinggi

Samudra Hindia Barat Lampung

Udara kabur hingga berawan tebal

18–19 knot

Tenggara

2,4–2,6 meter

Sedang hingga tinggi

Selat Sunda Selatan Lampung

Hujan ringan, berawan tebal, dan udara kabur

7–10 knot

Tenggara

2,1–2,5 meter

Sedang hingga tinggi

Perairan Timur Lampung Bagian Utara

Hujan ringan hingga udara kabur

4–9 knot

Timur hingga utara

0,6–1,2 meter

Rendah

Perairan Timur Lampung Bagian Selatan

Hujan ringan hingga udara kabur

3–9 knot

Timur hingga timur laut

0,7–1,0 meter

Rendah

Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan

Berawan tebal hingga cerah berawan

2–6 knot

Bervariasi

0,9–1,2 meter

Rendah

  1. 2. Samudra Hindia Barat Lampung berpotensi mengalami gelombang tinggi

    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Soly Moses)
    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Soly Moses)

    Samudra Hindia barat Lampung menjadi salah satu wilayah perlu diwaspadai. BMKG memprakirakan tinggi gelombang mencapai sekitar 2,6 meter pada awal hari, dengan angin dari tenggara sekitar 18–19 knot.

    Memasuki siang hari, tinggi gelombang diprakirakan berangsur turun menjadi sekitar 2,4 meter. Meski demikian, kondisi laut masih perlu diwaspadai, khususnya oleh nelayan dan operator kapal berukuran kecil.

  2. 3. Selat Sunda Selatan Lampung juga perlu diwaspadai

    ilustrasi gelombang laut biru (pexel.com/pixabay)
    ilustrasi gelombang laut biru (pexel.com/pixabay)

    Perairan Selat Sunda bagian selatan Lampung berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter pada dini hari. Tinggi gelombang diprakirakan berangsur turun menjadi sekitar 2,2 meter pada sore hari.

    Cuaca di wilayah ini bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga berawan tebal dan udara kabur. Masyarakat yang hendak melaut atau melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan informasi keselamatan pelayaran. Maritim BMKG

  3. 4. Perairan Timur Lampung relatif lebih tenang

    Cuaca bali
    Ilustrasi gelombang laut di Bali (IDN Times/Ayu Afria)

    Berbeda dengan perairan barat, kondisi perairan timur Lampung relatif lebih tenang. Tinggi gelombang di perairan timur bagian utara diprakirakan berkisar 0,6 meter–1,2 meter, sedangkan di bagian selatan sekitar 0,7–1 meter.

    Meskipun masuk kategori gelombang rendah, nelayan tetap perlu memperhatikan kecepatan angin, arus laut, serta kemungkinan perubahan cuaca selama melaut.

Related Articles

See More